spot_img
Rabu 19 Juni 2024
spot_img
More

    Yayasan Ansharul Islam Tasikmalaya Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan

    TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan pelajar dari berbagai sekolah tingkat SMA sederajat se-Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) antusias mengikuti pembekalan paham radikalisme dalam seminar Wawasan Kebangsaan yang diinisiasi Yayasan Ansharul Islam (YAI).

    Seminar Wawasab Kebangsaan tersebut digelar di Aula Bappelitbangda, Komplek Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1 Bungursari, Rabu (22/5/2024).

    BACA JUGA:

    Garut Siap Sukseskan Program Geber Si Jumo dan Jamilah

    Seminar tersebut dibuka Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah.

    Hadir  pada kesempatan itu, Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya Kota, Dandim 0612/Tasikmalaya, Pembina YAI Muhammad Iqbal dan stakeholder lainnya.

    Sebagai informasi, Yayasan Ansharul Islam bergerak dalam bidang kemanusiaan. Dan didirikan oleh mantan pelaku aksi teroris yang selama ini membuat keresahan masyarakat dan mengancam kesatuan NKRI.

    Pembina YAI Tasikmalaya, Muhammad Ikbal mengatakan, semua individu bisa terpapar paham-paham radikalisme yang menyimpang dari ajaran agama dan UUD 1945. Terutama kalangan anak muda atau pelajar.

    “Kalau dilihat dari persentase, mayoritas generasi muda atau remaja paling gampang dimasuki dan terpapar paham-paham radikalisme dan terorisme. Sehingga perlu sejak dini diberikan pemahaman tentang nasionalisme dan cinta tanah air,” ungkap Muhammad Ikbal.

    Mantan Narapidana teroris ini pun menuturkan, tingginya kalangan generasi muda terpapar terorisme karena beberapa faktor. Salah satunya, pemahaman keagamaannya masih minim. Sehingga mudah dipengaruhi paham-paham menyimpang.

    “Anak muda sasaran empuk bagi para pelaku terorisme di Indonesia untuk direkrut dan dimasuki paham serta doktrin menyimpang,” imbuhnya.

    Ikbal mengungkapkan, Tasikmalaya merupakan daerah yang banyak dihuni teroris beberapa tahun lalu. Sehingga Tasikmalaya menjadi sorotan dan citra buruk.

    BACA JUGA:

    Dosen dan Mahasiswa Unsil Edukasi Masyarakat Soal Kesehatan Sanitasi

    “Kenapa Tasikmalaya banyak lahir teroris? karena sejarah wilayah ini dulunya menjadi basis Darul Islam (DI/TII Kartosuwiryo). Saat ini masih banyak eks pengikutnya yang meneruskan pemahaman radikalnya hingga menyebar,” terangnya.

    Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Ade Hendar mengatakan, kegiatan yang digagas Yayasan Ansharul Islam ini bentuk kepedulian yang tinggi terhadap generasi muda.

    “Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan pembekalan terhadap generasi muda guna memperkuat dari sisi ideologi . Dengan begitu tidak mudah terpapar paham-paham menyimpang yang dapat merusak masa depan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, Pemda terus melakukan berbagai upaya untuk membekali anak bangsa dalam memperkuat ideologi.

    “Menyelamatkan generasi muda dari hal-hal yang menyimpang dari ideologi bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Salah satunya dengan kegiatan seminar wawasan kebangsaan,” ungkapnya.

    BACA JUGA:

    Dinkes Kota Tasikmalaya Ajak Pelajar Jadi Agen Geber Si Jumo dan Jamillah

    “Seminarini untuk menumbuhkan rasa kebangsaan, cinta tanah air, ikut bela negara, menghormati norma-norma agama dan hukum, adat istiadat yang berlaku,” tuutp Dia.

    (Seda/Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img