spot_img
Sabtu 20 April 2024
spot_img
More

    Pj Bupati Garut Tekankan Keselamatan dan Keharmonisan

    GARUT,FOKUSJabar.id: Pj Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Barnas Adjidin gelar Safari Ramadhan 1445 Hijriah di Masjid Besar Kecamatan Karangpawitan, Minggu (31/3/2024) malam.

    Pj Bupati Garut menekankan pentingnya kondusivitas, terhindar dari bentrokan dan keributan di lingkungan masyarakat.

    Untuk menjaga hal itu, Dia mengajak semua pihak untuk bersatu padu dan bahu membahu menjaganya.

    BACA JUGA:

    Satpol PP Garut Amankan 74 Miras di Bulan Ramadhan 1445 H

    Menjelang hari raya Idul Fitri, Barnas juga menekankan pemantauan terhadap  pariwisata.

    Bagimana tidak, di tempat wisata kerap terjadi lonjakan harga parkir yang meresahkan masyarakat.

    “Jadi di tempat-tempat wisata se-Garut itu harus dipantau supaya tidak ada tarif parkir yang mahal,” ungkapnya.

    Barnas juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghargai dalam melaksanakan ibadah puasa.

    “Alhamdulillah tidak terdengar suara petasan. Lalu kita juga aman dalam menjalankan ibadah,” katanya.

    Berkaitan dengan arus mudik dan arus balik, Pj Bupati Garut menekankan agar tidak ada pasar tumpah di sepanjang jalur arus mudik.

    Pasalnya, dapat mengganggu lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

    BACA JUGA:

    Segini Besaran Zakat Fitrah 1445 H di Kota Banjar

    “Kita atur dari sekarang. Jadi tidak lagi ada perjalanan mobil yang terhambat oleh lajunya karena ada pasar tumpah. Lalu parkir itu hanya di satu ruas jalan, kalau kiri kiri semua, jadi tidak double gitu ya,” ungkapnya.

    Dalam mengatasi kemacetan ketika libur hari lebaran, ia juga menginginkan agar becak ataupun delman yang beroperasi di jalur arus mudik untuk tidak beroperasi terlebih dahulu.

    Pj Bupati Garut berkomitmen, Pemda berkolaborasi dengan TNI/Polri akan senantiasa bahu membahu dalam memberikan kenyamanan bagi pengendara serta menyiapkan beberapa hal untuk menangani kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

    “Jadi kita akan menetapkan titik-titik rawan, sehingga apabila ada nauzubillahiminzalik, kecelakaan lalu lintas ambulan siap, rumah sakit siap 24 jam, jadi kita akan melayani 7 hari sebelum sama 7 hari setelah, memberi pelayanan pada jalur mudik,” pungkasnya.

    (Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img