spot_img
Minggu 21 April 2024
spot_img
More

    Mental Atlet Pelatda PON XXI Jabar Digembleng di Dodik Bela Negara

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 1.259 atlet Jawa Barat dari sekitar 80 cabang olahraga digembleng secara mental dalam kegiatan Character Building Pelatda PON XXI tahun 2024. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dispora Jabar, Asep Sukmana di Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Jalan Raya Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (19/2/2024).

    Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana mengatakan, pelaksanaan Character Building Atlet Pelatda PON XXI tahun 2024 dibagi dalam tiga gelombang. Dalam setiap gelombang, rata-rata diikuti oleh 300 hingga 400 orang atlet.

    “Jadi ini adalah gelombang pertama. Alhamdulillah dibuka langsung oleh Pak Kadispora (Asep Sukmana) dan beliau juga langsung memberikan materi. Harapannya, tentunya dengan pelaksanaan character building ini, atlet-atlet memiliki mental-mental petarung yang tangguh,” kata Budiana saat ditemui di sela-sela pelaksanaan, Senin (19/2/2024).

    fokusjabar.id PON XXI character building Jabar
    Ketua Umum KONI Jabar M. Budiana saat menyampaikan arahan dan motivasi bagi atlet pada kegiatan Character building Pelatda PON XXI Jawa Barat. (FOTO: Istimewa)

    Budiana menuturkan, terdapat perbedaan pada kegiatan character building sebagai persiapan menuju PON XXI tahun 2024 dengan pelaksanaan sebelumnya saat persiapan menuju PON XX tahun 2021. Salah satu perbedaannya yakni dengan pelaksanaan psikotest yang dilakukan atlet sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan character building.

    “Jadi ada post and pretest psikologi yang pada periode lalu tidak ada. Dari pelaksanaan psikotest ini, saya mendapatkan beberapa informasi yang ternyata diperlukan juga pelatih dan cabang olahraga untuk mengetahui lokal basis persoalan-persoalan atlet masing-masing,” Budiana menambahkan.

    Pelaksanaan character building dari setiap gelombang, lanjut dia, digelar selama tiga hari. Dari setiap gelombang pelaksanaan, dijeda selama dua hari untuk memberikan waktu menyiapkan serta membereskan semua hal yang sudah digunakan atlet pada pelaksanaan gelombang sebelumnya.

    “Dari total 1.259 atlet, memang ada yang tidak ikut dalam kegiatan character building ini. Misalnya di bola voli indoor karena seperti kita ketahui para atletnya melakukan pelatda secara mandiri di klubnya untuk persiapan mengikuti Proliga. Lalu atlet-atlet yang berlatih di luar negeri seperti di menambak dan catur. Sehingga kami memebrikan kekhususan bagi cabor-cabor tersebut,” Budiana menjelaskan.

    fokusjabar.id PON XXI character building Jabar
    Kepala Dispora Jabar Asep Sukmana saat membuka kegiatan Character building atlet Pelatda PON XXI Jawa Barat. (FOTO: Istimewa)

    Bagi atlet dari beberapa cabang olahraga yang tidak mengikuti kegiatan character building, Budiana mengaku jika tim Satlak Pelatda PON XXI Jabar maupun tim psikologi KONI Jabar sudah menyiapkan treatment lain. Dengan demikian, penyiapan atlet-atlet dengan mental tangguh dan siap bertarung pada PON XXI tahun 2024 di Sumatera dan Aceh tetap bisa dilakukan di semua cabang olahraga.

    “Sekitar 80 sampai 90 persen lah dari sekitar 80-an cabor yang akan diberangkatkan ke PON XXI itu menginginkan dan mengikuti character building ini, semata-mata untuk menggembleng mental atlet,” kata dia.

    Budiana berharap, kegiatan character building bisa mencetak atlet-atlet handal bermental kuat untuk pencapaian target Jabar Hattrick pada pelaksanaan PON XXI tahun 2024 di Sumatera Utara dan Aceh. Selain kegiatan character building, pihaknya pun menyiapkan berbagai upaya untuk meningkatkan moral maupun mental atlet sehingga siap tampil maksimal pad PON XXI.

    “Setelah (character building) ini kami dan tim akan mengevaluasi langsung pelaksanaan-pelaksanaan pelatdanya. Bahkan Pak PJ Gubernur, berdasarkan info dari Pak Kadispora (Asep Sukmana), akan secara incognito tanpa mengajak kami berkunjung ke tempat-tempat pelatda cabor. Kami ini kan harus mempertanggungjawabkan kepada pemerintah provinsi, DPRD Provinsi, terutama kepada rakyat Jawa Barat, dari apa yang kami terima dalam dalam bentuk dana hibah dan itu yang paling langsung harus terasakan itu adalah prestasi yang baik,” Budiana menegaskan.

    (Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img