spot_img
Rabu 21 Februari 2024
spot_img
More

    Mengatasi Aquaplaning: Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan

    FOKUSJabar.id: Mengatasi Aquaplaning: Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan. Musim hujan seringkali membawa tantangan ekstra bagi para pengendara, terutama saat mobil mengalami aquaplaning. 

    Aquaplaning, atau hydroplaning, terjadi ketika ban mobil kehilangan traksi di atas permukaan jalan yang tergenang air. Menyebabkan pengendara merasa seolah-olah kendaraannya melayang di atas air. 

    Kondisi ini dapat menjadi penyebab kecelakaan serius jika tidak ditangani dengan benar. Berikut adalah beberapa langkah aman yang perlu diperhatikan saat menghadapi aquaplaning:

    1. Kurangi Kecepatan dan Pindah ke Lajur Lambat

    Saat hujan turun, langkah pertama yang harus diambil adalah mengurangi kecepatan kendaraan. 

    Pindah ke lajur lambat dan amati kondisi sekitar. Jika pandangan kurang jelas, aktifkan lampu utama untuk membantu visibilitas.

    2. Hindari Mengaktifkan Lampu Hazard

    Hindari mengaktifkan lampu hazard saat hujan, karena hal ini dapat membingungkan pengemudi di belakang Anda. Lampu hazard sebaiknya hanya digunakan dalam situasi darurat.

    3. Antisipasi Saat Melewati Genangan Air

    Saat melewati genangan air, angkat kaki dari pedal gas. Tahan kemudi ke arah depan dan hindari melakukan pengereman agar kendaraan tetap lurus dan tidak mengalami selip.

    Baca Juga: Tips Berkendara Aman di Musim Hujan: Hindari Aquaplaning

    4. Penanganan Understeer dan Oversteer

    • Understeer (Roda Depan Selip): Lawan setir secara halus ke arah tujuan untuk meminimalisir gejala understeer.
    • Oversteer (Roda Belakang Selip): Putar lingkar kemudi sesuai dengan arah mobil. Jangan banting setir agar kendaraan tidak berputar sesuai porosnya.

    5. Pertimbangkan untuk Menepi dan Beristirahat

    Saat hujan deras, pertimbangkan untuk menepi dan beristirahat di tempat aman, terutama jika Anda membawa keluarga atau penumpang lain. Keselamatan nyawa harus menjadi prioritas utama.

    6. Periksa Kondisi Ban

    • Pola Kembangan Ban: Pastikan ban masih memiliki ulir atau pola kembangan yang baik untuk mengalirkan air saat melewati genangan.
    • Kondisi Ban: Perhatikan apakah ban sudah botak atau tidak. Ban yang botak meningkatkan risiko aquaplaning.
    • Tekanan Angin: Selalu periksa dan pertahankan tekanan angin sesuai dengan ketentuan buku manual atau informasi yang tertera di door trim mobil.

    7. Perhatikan Usia dan Pemeliharaan Ban

    Walaupun ban tidak mencapai masa kadaluarsa, pemeliharaan teratur tetap kita perlukan. Pastikan ban tetap dalam kondisi baik untuk menghadapi kondisi jalan basah.

    Dengan memperhatikan langkah-langkah tersebut, pengemudi dapat mengurangi risiko aquaplaning dan meningkatkan keselamatan berkendara saat musim hujan. Selalu prioritaskan keselamatan dan perawatan kendaraan untuk perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

    (Erwin)

    Berita Terbaru

    spot_img