spot_img
Minggu 19 Mei 2024
spot_img
More

    Anggaran Pembinaan Minim, 33 Atlet PON Jabar Asal Ciamis Terancam Hengkang

    CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 33 atlet dari 16 Cabor, 2 pelatih dan 1 mekanik binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ciamis akan mewakili Kontingen Jawa Barat untuk PON 2024 Aceh-Sumut.

    Sebanyak 6 orang atlit Rugby, 4 orang atlet Tenis Meja, 3 orang atlet Pentaque, 3 orang atlet Hockey, 2 orang atlet Voli, 1 orang Voli Pasir. Kemudian 2 orang atlet soft tenis, 2 orang atlet atletik, 1 orang Aquatik, 1 orang atlet menembak, 1 orang atlet Muaythai.

    Kemudian 1 orang atlet sepakbola, 1 atlet selam, 1 atlet tenis lapangan, 1 atlet balap sepeda, 1 atlet Motor, 1 atlet terbang layang. Tambah 2 pelatih dan 1 orang mekanik Menembak.

    Dalam Rapat Koordinasi Rabu (24/1/2024), Ketua KONI Ciamis Endang Sutrisna menyebut Atlet berpreatasi dari Ciamis yang mewakli Jabar untuk PON 2024 tersebut terancam hengkang.

    Hal tersebut dikhawatirkan apabila tidak ada keberpihakan Pemkab Ciamis terhadap anggaran pembinaan untuk para atlet berprestasi.

    “Para atlet berprestasi kita ini, sudah banyak ditawari oleh daerah lain,” ungkap Endang.

    Program Pembinaan Atlet dan Anggaran KONI Ciamis

    Endang mengaku beberapakali menanyakan langsung terkait anggaran untuk KONI. Program KONI Ciamis telah dirancang untuk Porprov 2026 dengan kebutuhan anggaran Rp 4,3 Milyar. Namun Pemkab hanya mampu memberi Rp 1,2 Milyar.

    “Pemkab Ciamis hanya mampu memberi Rp 1,2 Milyar. Apalagi ada 33 Atlet binaan kita yang akan berkiprah mengharumkan Ciamis pada PON 2024 nanti. Namun, hal tersebut merupakan dinamika, mengingat kondisi keuangan Pemkab saat ini,” ungkapnya.

    Endang menyampaikan, pihaknya sudah menyurati Pemkab Ciamis supaya memberi perhatian kepada 33 atlet asal Ciamis yang akan berkiprah untuk PON 2024. Mereka akan mengikuti pemusatan pelatihan.

    “Minimal kita memberi bekal untuk mereka yang akan berjuang mengharumkan Ciamis,” jelasnya.

    Sementara itu, Disbudpora Ciamis melalui Kabid Olahraga Sigit mengatakan, Program KONI sudah sangat baik untuk mempertahankan Ciamis pada peringkat 10 besar.

    “Mengenai anggaran pihak Dinas telah melakukan upaya komunikasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ciamis mengenai pemasalahan anggaran KONI. Agar bagaimana anggara  dapat mendukung program KONI Ciamis berjalan baik, atletnya masih bisa kita selamatkan,” pungkasnya.

    (Irfansyahriza)

    Berita Terbaru

    spot_img