spot_img
Kamis 29 Februari 2024
spot_img
More

    Silaturahmi Bersama Insan Pers, Panwascam Cijeungjing Ogah Disebut Hanya Memakan Gaji Buta

    CIAMIS,FOKUSJabar.id: Gelar silaturahmi bersama insan Pers Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar) ogah di cap hanya memakan gaji buta oleh masyarakat.

    Dalam silaturahmi yang digelar di Sekretariat Panwascam Cijeungjing di Jln. Nasional Ciamis-Banjar, Jumat (1/12/2023) membahas silaturahmi antara lembaga pengawasan dan lembaga Pers di Ciamis dengan tujuan bisa mempublikasi tugas yang sudah diemban dan dilakukan.

    BACA JUGA: 2 Warga Desa Sukamaju Ciamis Tewas Tertimpa TPT Ambrol

    “Anggaran dan kinerja harus terpublikasikan kepada masyarakat supaya masyarakat tau serta menghilangkan kesan bahwa panwas hanya memakan gaji buta, maka dari itu penting kerjasama anatara pegawai dan Pers untuk mempublis apa yg sudah menjadi prodak kinerja kami,” kata Ketua Panwascam Cijeungjing Yudilfan Aziz.

    Dia menjelaskan, data saat ini di Kecamatan Cijeungjing terdapat sebanyak 4.142 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tersebar di 11 Desa dengan jumlah 165 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

    Menurutnya, berkaca pada Pemilu Tahun 2019 terdapat dua esensi yang sangat diperhatikan di Kecamatan Cijeungjing yakni mengenai money politik dan gesekan sesama pendukung Partai Politik.

    BACA JUGA: Pemkab Ciamis Gelar Bimtek Transformasi Digital Guru Diniyah

    “Untuk pemetaan kerawanan kita berkaca di pemilu 2019 di cijeungjing yakni mengenai money politik dan gesekan ada 4 desa titik rawan nya tinggi berkaca faktornya kualitas SDM dalam menyikapi demokrasi sebagai pesta bergembira tapi malah saling emosi menggemborkan partai,” jelasnya.

    Oleh karena itu, saat ini Panwascam Cijeungjing rutin melaksanakan edukasi kepada masyarakat salah satunya yakni dengan terjun ke pengajian-pengajian untuk mengedukasi masyarakat dan menyampaikan Pemilu damai.

    Sementara itu, mengenai tahapan logistik, Aziz memaparkan bahwa, hal itu tergantung treatment KPU dan jajarannya me-manage logistik karena tugas Panwascam hanya mengawasi KPU me-manage logistik.

    “Contoh, surat suara me-menage nya seperti apa karena treatment terhadap bahan kertas berbeda terus bahan duplek untuk kotak suara itu rentan agara target tepat, kualitas itu tercapai dan kotak suara tidak berubah bentuk,” ungkapnya.

    “Tugas kami mengawasi KPU me-manage logistik. Yang di kedepankan sekarang kita mengawasi kesiapan PPK dalam menyiapkan gudang harus steril, dan akses terjaga,” pungkasnya, menambahkan.

    (Fauza/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img