spot_img
Sabtu 13 Juli 2024
spot_img
More

    Pertama Kali, Presiden Jokowi Ajak Jajal Kereta Api Cepat Jakarta Bandung

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Presiden Joko Widodo untuk pertama kali menjajal Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) bersama influencer dan artis Ibu Kota, Rabu (13/9/2023).

    Berangkat dari Stasiun Halim di pagi hari, rombongan presiden langsung menaiki kereta cepat menuju Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dengan waktu tempuh 30 menit.

    BACA JUGA: TKRPP Jabar Komitmen Menangkan Ganjar Siapapun Bacawapresnya

    Sesampainya di Stasiun Padalarang, rombongan transit dan melanjutkan perjalanan ke pusat Kota Bandung menggunakan Kereta Feeder berwarna hijau putih.

    Kereta Feeder ini merupakan kereta api pengumpan kereta cepat Jakarta – Bandung yang menghubungkan Stasiun Utama Kereta Cepat di Padalarang dengan Stasiun Feeder di Kota Cimahi dan Bandung.

    Waktu yang ditempuh dari Stasiun Padalarang ke Bandung menggunakan Kereta Feeder hanya 20 menit.

    Rombongan tiba di St Bandung pukul 10.00 WIB dan lanjut menggunakan kendaraan mobil menuju lokasi makan siang.

    BACA JUGA: Ormas Manggala Garuda Putih akan Berunjukrasa di PN Garut

    Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Mahendro Trang Bawono memastikan sarana dan prasarana penunjang operasional kereta feeder yang ada di wilayah Daop II Bandung sudah siap 100 persen.

    “Kalau Daop II sendiri untuk yang dalam wewenang dan bagiannya Daop II itu sudah 100 persen. Jadi, sarana sudah siap, prasarana sudah siap dan fasilitas pendukung pelayanan sudah siap,” kata Mahendro saat  ditemui di Stasiun Bandung Jabar Rabu (13/9/2023).

    Rencananya, kata Mahendro, ada lima rangkaian kereta feeder yang akan dioperasikan. Satu rangkaian kereta terdiri dari empat gerbong dengan kapasitas 200 orang.

    “Jadi, kalau proyeksinya itu nanti ada lima rangkaian KA Feeder tapi yang sudah ada di Bandung itu baru empat. Satu masih di Yogyakarta. Nah, nanti pola operasinya adalah dua multiple unit dan satu single unit. Jadi, dari satu rangkaian kereta feeder itu ada empat kereta,”katanya.

    Sementara, terkait dengan jam operasional dari kereta feeder, Mahendro belum mengetahuinya secara pasti. Namun menurutnya, jam operasional kereta feeder akan disesuaikan dengan jam operasional dari kereta cepat.

    “Fungsinya KA feeder ini kan pendukung konektivitas KCJB, jadi nanti akan menyesuaikan, tinggal nanti KCJB-nya jam berapa,”ucapnya.

    Perlu dijetahui, kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu guna mengecek persiapan Kereta Cepat Jakarta Bandung menjelang peresmian dan beoperasi.

    Setelah sebelummya meresmikan kereta LRT di Stasiun Halim, kali ini Jokowi melanjutkan tugasnya meresmikan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

    Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mematangkan persiapan operasional kereta cepat untuk menyambut kedatangan Presiden Indonesia.

    Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya berupaya untuk memastikan segala aspek operasional kereta cepat siap sebelum diuji coba Presiden Jokowi dan diuji coba masyarakat, mulai dari sisi sarana, prasarana, hingga aksesibilitas dan integrasi.

    “Uji coba kereta cepat terus berjalan sesuai jadwal dan rencana untuk memastikan segala aspek operasional berjalan dengan baik dan lancar. Kami juga melakukan penyempurnaan-penyempurnaan pekerjaan agar tidak ada kendala yang muncul saat operasi nanti,” kata Dwiyana dalam keterangan tertulis, Selasa 12 September 2023.

    Dari sisi aksesibilitas dan integrasi, Dwiyana menyebutkan, KCIC berkoordinasi dengan berbagai pihak baik pemerintah, BUMN, swasta, dan stakeholder lainnya.

    Integrasi antarmoda dan beragam aksesibilitas dihadirkan untuk memberikan kemudahan pada masyarakat.

    “Kemudahan calon penumpang ada prioritas, karena itu dengan koordinasi dan kolaborasi bersama banyak pihak kami coba hadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat untuk menjangkau layanan KA Cepat,” katanya.

    (Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img