BANJAR, FOKUSJabar.id: Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Banjar bantu Pemerintah perangi angka stunting di wilayahnya.
Adapun upaya yang di ajukan dengan memberikan makanan tambahan untuk anak didiknya. Kegiatan tersebut di laksanakan di kawasan Banjar Water Park. Tepatnya di lingkungan Parunglesang, Kota Banjar.
Ketua Himpaudi Kota Banjar, Ika Sartika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan gebyar pencegahan dan penurunan stunting di wilayahnya.
BACA JUGA: 500 Siswa di Ciamis Ikut O2SN
Kegiatan yang di hadiri 200 anak didik itu mengangkat tema “Bersama bersinergi mencegah stunting dengan upaya pemberian PMT yang beragam, bergizi seimbang, aman dan halal”.
” Ini tindak lanjut hasil pelatihan di Cirebon terkait angka stunting di Kota Banjar. Di mana kami bekerjasama dengan pemerintah menurunkan dan mencegah stunting dengan pemberian makanan tambahan untuk anak PAUD,” katanya kepada wartawan, Rabu (15/2/2023).
Ia mengatakan, pemberian makanan tambahan yang bergizi, beragam, seimbang, aman dan halal ini di lakukan setiap bulan.
“Dalam pelaksanaanya kami bekerjasama dengan Kepala Desa, Puskesmas dan Posyandu. Tujuannya untuk menurunkan gejala stunting agar bisa di tindak lanjuti” kata dia.
BACA JUGA: Bayar PBB di Desa Kujangsari Banjar Pakai Sampah
Sementara itu Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih menyampaikan angka stunting di wilayahnya itu mengalami penurunan dari 24 persen menjadi 19,2 persen.
“Penurunan ini berkat sinergitas dari semua pihak yang bersama-sama melakukan penanganan stunting,” kata Ika.
Ade Uu itu menyakini pihaknya akan terus berusaha memberikan dukungan untuk Himpaudi agar bisa menangani stunting.
“Dalam perubahan anggaran setiap kelurahan kita akan coba terus ditambah suoaya dapat membantu percepatan penurunan stunting ” pungkasnya.
(Budiana Martin/Anthik)



