spot_img
Minggu 5 Februari 2023
spot_img
More

    6 Fakta Konten Mandi Lumpur yang Viral di TikTok

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Konten di Media sosial TikTok belakangan semakin di luar nalar. Demi menyuguhkan hiburan dan menapatkan keuntungan, tak sedikit pembuat konten menyuguhkan hal yang tidak biasa.

    Salah satunya konten TikTok mandi lumpur secara langsung atau live. Namun, tak sedikit yang menuding bahwa tindakan tersebut adalah bentuk eksploitasi, apalagi pemerannya kebanyakan lansia.

    Tayangan mandi lumpur ini menarik perhatian berbagai pihak, bahkan, merambah ke pemerintah hingga kepolisian.

    BACA JUGA: Ramalan Shio Anjing di Tahun 2023, Bertabur kebahagian

    Berikut sejumlah fakta konten mandi lumpur di TikToK.

    1. Menteri Sosial keluarkan surat edaran

    Sejumlah akun di platform TikTok lakukan siaran langsung mandi air lumpur demi mendapatkan kiriman hadiah dari pemirsa. Guna mendulang simpati dan gift yang dapat menghasilkan uang.

    Konten bernuansa seperti meminta-minta itu, menuai kecaman karena melibatkan orang tua atau lansia yang mandi di tengah kolam lumpur hingga tengah malam.

    Bahkan, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengeluarkan surat edaran kepada pemerintah daerah untuk menindak maraknya pengemis online.

    2. DP3AP2KB NTB sebut ini bentuk kekerasan pada perempuan

    Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bahkan menyebut konten mandi lumpur yang diperankan nenek-nenek kemudian viral di aplikasi TikTok adalah bentuk penganiayaan terhadap lansia untuk mendapatkan keuntungan.

    Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB T. Wismaningsih Dradjadiah menegaskan hal itu merupakan bentuk kekerasan terhadap perempuan.

    “Itu kan keluarga dan tetangganya sendiri, malah dia buat konten mandi lumpur begitu. Ini supaya banyak ditonton orang tapi orang tua yang digituin. Itu mau mencari keuntungan dari konten-kontennya. Mencari keuntungan dengan menganiaya orang tua,” kata Wismaningsih, Jumat (20/1/2023).

    3. Polisi Bakal Gendeng Komnas HAM

    Polri juga bakal menggandeng sejumlah lembaga soal kasus mandi lumpur ini. Hal tersebut untuk mencegah terulangnya kasus serupa, para kreator bakal diedukasi.

    “Kami akan melakukan pemanggilan kepada konten kreator yang membuat yang konten yang menurut kami tidak pas yang mengeksploitasi kelemahan seseorang nenek-nenek,” ujar Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Adi Vivid di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (19/1/2023).

    Polisi juga bakal menggandeng Komnas Perempuan hingga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

    “Kami akan menggandeng kemungkinan Komnas Perlindungan Anak dan Perempuan untuk mengimbau kepada rekan-rekan dan saat ini kami juga mengimbau kepada rekan-rekan konten kreator, tolong steop membuat konten seperti itu,” ujarnya.

    4. Pembuat konten bahkan hadir ke televisi

    Belakangan sosok pembuat konten mandi lumpur yang viral di TikTok dan menuai kecaman tersebut, justru muncul di sebuah stasiun televisi dan bahkan membagikan kisahnya di Facebook.

    Pria bernama Sultan Akhyar asala Nusa Tenggara Barat (NTB) itu bahkan mendapat dukungan warga setempat karena membantu mereka yang terlilit utang. Sultan mengaku tidak ada unsur pemaksaan dan bahkan banyak warga sekitar kediamannya ingin turut meraup keuntungan dari mandi lumpir. .

    Talent di tayangan mandi lumpur itu bernama nenek Raimin. Konten mandi lumpur itu menjadi viral apalagi karena Raimin terlihat kedinginan sampai pingsan.

    Namun menurut Sultan Akhyar, menggunakan air hangat. Menurutnya, ia memberikan cukup makanan kepada pemeran.

    “Jadi di balik kamera, kita sebenarnya siapin air hangat juga, makanan. Itu yang mereka enggak tahu, satu jam atau dua jam atau 30 menit, ‘Nek udah agak dingin enggak?’ Lanjut, kalau lanjut saya kasih air hangat,” lanjutnya.

    Menurut Sultan Akhyar, Raimin sehari-hari bekerja menanam padi mulai jam 08.00 sampai 11.00. Dengan menjadi talent di adegan mandi lumpur itu, Raimin mendapatkan upah Rp10 sampai Rp30 ribu.

    “Kalau ini satu jam (konten mandi lumpur) Rp700 ribu bahkan kalau saya dapat Rp4 juta, nenek dapat Rp2 juta,” kata dia, Jumat (20/1/2023).

    5. Sultan pamer harta yang dari TikTok

    Dari kegiatan “ngemis online” mandi lumpur ini ini, Sultan Akhyar mengatakan ia bisa mendapat banyak keuntungan hingga bisa membeli sepeda motor hingga paket komputer secara lengkap.Dia mengaku bisa membeli motor sport seharga Rp35 juta.

    Selain mendapat banyak uang dari Live di TikTok itu, dia pun mengaku ditawari pekerjaan oleh pengusaha bernama Jhon LBF. Dia bakal bekerja agar berhenti mengeksploitasi nenek.

    “Pusing gua’ ini rasanya jadi artis virall dadakan… iri netizen Indonesiaku tercinta yang’ fans sama saya sengol dong kalau bisa,” tulisnya di akun Facebook pribadinya.

    6. Sultan Akhyar minta maaf atas tindakannya ngemis online

    Namun, Sultan Akhyar akhirnya meminta maaf atas tindakannya dalam empat akun TikTok mandi lumpur yang belakangan viral. Sultan berjanji tidak akan mengulang aksinya lagi. Hal ini saat polisi datangi dia untuk kedua kalinya bersama Dinas Sosial NTB.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya meminta maaf atas semua yang saya buat. Saya minta maaf kalau memang ada salah,” ucap Sultan Akhyar, Sabtu (21/1/2023).

    “Saya minta maaf atas yang saya buat. Konten-konten juga saya hapus semuanya yang ada videonya, Supaya tidak mengikuti sama Tiktoker yang lain dan tidak membuat keresahan di masyarakat,” janjinya, melansir IDN.

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img