spot_img
Jumat 12 Agustus 2022
spot_img
More

    HP Meledak, Kadisdik Ciamis Minta Orang Tua Awasi Penggunaan Ponsel Anak

    CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Asep Saeful Rahmat angkat bicara terkait peristiwa ponsel meledak yang menyebabkan siswa sekolah dasar (SD) meninggal dunia di wilayahnya. 

    Dia meminta agar penggunaan handphone yang saat ini menjadi penunjang pembelajaran anak dapat didampingi dan diawasi oleh orang tua dewasa. 

    “Di sekolah guru-guru harus memberikan pemahaman kepada anak didiknya, di rumah harus diawasi oleh orang tuanya,” katanya saat dihubungi wartawan. Sabtu (6/8/2022). 

    BACA JUGA: HP Meledak, Siswa SD di Rancah Ciamis Meninggal

    Bagaimanapun dia mengatakan saat ini anak-anak itu mau tidak mau harus menggunakan handphone dalam menunjang pembelajarannya. Setiap anak juga kan saat ini sudah memiliki akun id. 

    “Jadi ketika di rumah maupun di sekolah tinggal buka akun id nya anak-anak bisa langsung masuk ke materi pembelajaran yang mendukung pembelajaran anak,” katanya. 

    “Maka pengawasan harus dimaksimalkan,” kata Asep menambahkan. 

    Asep mengatakan di era digital saat ini anak tidak mungkin jika tanpa menggunakan handphone karena sekarang ini masanya sudah eta digitalisasi. 

    Namun, dalam penggunaannya tentunya harus diawasi dan dibimbing oleh orang , kalau disekolah oleh guru begitupun ketika di rumah orang tua harus bisa mengawasi anak-anaknya. 

    “Anak-anak harus diberi pemahaman cara penggunaan gadgetnya, serta di awasi oleh orang dewasa agar mereka bisa membatasi saat anak menggunakan HP,” kata dia. 

    Asep berharap semoga kejadian yang disebabkan HP seperti yang belakangan ini terjadi di Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah ini yang terakhir. 

    BACA JUGA: Soal HP Meledak, Ini Pesan Kades Kiarapayung Ciamis

    “Kejadian yang menimpa anak karena HP dan menyebabkan anak itu meninggal semoga menjadi yang terakhir kalinya, kita harus benar-benar mengawasi serta memberikan arahan terkait penggunaan dan pembatasan penggunaan HP pada anak,” ujarnya.

    Sementara itu diberitakan sebelumnya seorang bocah kelas 3 SD, Ikmal Hamdan Maulida, ditemukan tewas di rumahnya dengan luka bakar di bagian dadanya, Rabu (3/8/2022) siang. 

    Korban meninggal diduga karena ponsel yang dipakainya meledak. Peristiwa naas itu terjadi di Dusun Bojongjaya, Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

    (Budiana Martin/Anthika Asmara) 

    Berita Terbaru

    spot_img
    spot_img