spot_img
Sabtu 2 Juli 2022
spot_img
More

    UPI Wisuda 1.706 Lulusan Secara Luring, Perkuliahan Tatap Muka Segera Digelar

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Untuk kali pertama dalam dua tahun terakhir, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Wisuda Gelombang II Tahun 2022 yang diselenggarakan secara luring di gedung Gymnasium UPI, Rabu (22/6/2022). Total sebanyak 1706 orang lulusan dari berbagai jenjang pendidikan diwisuda.

    Dari 1.706 orang lulusan, sebanyak 19 orang berasal dari jenjang diploma (D3). Lalu lulusan jenjang sarjana (S1) sebanyak 1.324 orang, lulusan jenjang magister (S2) sebanyak 283 orang, serta lulusan jenjang doktor (S3) sebanyak 80 orang.

    Rektor UPI, Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. menyampaikan selamat bagi para wisudawan, orang tua dan keluarga yang telah membimbing anak sampai lulus di UPI. Terutama bagi para lulusan terbaik berdasarkan jenjang pendidikan.

    “Sebagian besar lulusan ini diwisuda secara langsung di gedung ini atau secara luring. Sebagian kecil mengikuti prosesi wisuda secara daring atau online, karena keterbatasan tempat,” kata Solehuddin saat ditemui usai acara wisuda, Rabu (22/6/2022).

    Solehuddin mengatakan, pelaksanaan wisuda kali ini merupakan yang pertama kali digelar secara luring dalam dua tahun terakhir pasca pandemi. Hal ini menandakan jika proses perkuliahan akan kembali dilakukan secara luring atau tatap muka langsung.

    “Saat ini pelaksanaan perkuliahan masih belum berjalan. Insha Allah di semester baru yakni pada September 2022 nanti, perkualiahan akan digelar secara luring atau tatap muka sepenuhnya,” kata dia.

    BACA JUGA: Mahathir Laungkan Rebut Riau, Menlu: Sampai Kapanpun Milik NKRI!

    fokusjabar.id UPI wisuda
    Seorang wisudawan mengabadikan wisudawan lainnya usai kegiatan Wisuda Gelombang II Tahun 2022 diselenggarakan secara luring di gedung Gymnasium UPI, Rabu (22/6/2022). (FOTO: Ageng)

    Rektor UPI mengaku jika pihaknya sudah siap untuk menggelar perkuliahan secara tatap muka karena memang sudah terbiasa dilakukan meski dalam dua tahun terakhir dilakukan secara daring. Meski demikian, UPI akan tetap mengingatkan mahasiswa, dosen dan semua civitas akademika untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

    “Dengan pembiasaan yang baru ini, protokol kesehatan harus tetap dijaga. Kita pun akan evaluasi dari pelaksanaan wisuda secara luring ini, tapi terlihat tidak ada sesuatu yang berarti dan seperti terlihat di luar gedung pun sangat euforia,” Solehuddin menerangkan.

    Pihaknya secara jauh-jauh hari akan menyampaikan kepada mahasiswa terkait pelaksanaan kuliah di semester baru secara luring atau tatap muka. Pasalnya, kondisi mahasiswa berbeda dengan siswa sekolah menengah.

    “Salah satunya dengan kost yang memang harus mereka siapkan. Selain itu, kami mengimbau mahasiswa untuk sudah divaksin sebanyak tiga kali sesuai dengan protokol kesehatan,” kata dia.

    Pada Wisuda Gelombang II tahun 2022, 1.706 lulusan berasal dari semua fakultas di kampus UPI Bumi Siliwangi serta kampus-kampus daerah. Dengan rincian, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) sebanyak 218 orang, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) sebanyak 361 orang, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) sebanyak 260 orang, dan Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) sebanyak 162 orang. Lalu Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejurusan (FPTK) sebanyak 159 orang, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) sebanyak sebanyak 155 orang, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) sebanyak 144 orang, dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) sebanyak 39 orang.

    Kemudian wisudawan UPI Kampus Cibiru sebanyak 29 orang, UPI Kampus Sumedang sebanyak 16 orang, UPI Kampus Tasikmalaya sebanyak 23 orang, UPI Kampus Purwakarta sebanyak 2 orang, UPI Kampus Serang sebanyak 63 orang serta Sekolah Pascasarjana sebanyak 75 orang.

    “Para wisudahan ini diharapkan menjadi lulusan-lulusan yang bisa selalu belajar sepanjang hayat dan beradaptasi dengan tantangan-tantangan perubahan. Jangan terlalu berpikir linier, karena perubahan yang terjadi agak susah ditebak. Berpikirlah lebih kreatif, punya kapasitas, kemampuan, dan kemampuan adaptasi yang tinggi,” Rektor UPI menegaskan.

    (Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img