BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung dalam beberapa musim ini terkesan lambat dalam berburu pemain untuk persiapan menghadapi kompetisi Liga 1.
Tim peserta lainnya ada yang langsung mengumumkan pemain anyarnya, tak lama setelah kompetisi berakhir, seperti PSIS Semarang yang merekrut Taisei Marukawa dan penyerang Carlos Fortes, 1 April 2022.
Menurut Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, pergerakan senyap bukan berarti manajemen skuat Maung Bandung pasif atau tidak bergerak cepat dalam berburu pemain.
BACA JUGA: Robert Alberts Kesulitan Tentukan Persentase Pemain yang Bertahan di Persib
Kata Dia, tim kebanggaan Bobotoh memiliki cara tersendiri dalam mendekati dan berburu pemain untuk persiapan menghadapi kompetisi. Sehingga, terlihat berbeda dengan tim lain.

“Saya tidak merasa Persib pasif, tapi mungkin manajemen kami tidak langsung merilis spekulasi seperti yang klub lain lakukan. Mereka berbicara dengan pemain (bidikan) dengan cara yang berbeda dengan klub lain,” ucap Robert Alberts.
“Saya tahu, bagaimana klub-klub lain melakukan pembicaraan dan saya juga tahu bagaimana Persib menjalin komunikasi. Ketika pemain bersedia membela Persib, tentu ada banyak tahapan yang harus ditempuh dan itu membutuhkan waktu yang lebih lama dalam beberapa kasus,” katanya menambahkan.
BACA JUGA: Persib Tak Buru-buru Mencari Pengganti Bruno Cantanhede
Mantan pelatih PSM Makassar ini mengatakan, tim Persib berusaha menjalankan seluruh tahapan perekrutan pemain secara profesional. Sehingga, skuat Maung Bandung merilis atau mengumumkan pemain anyarnya, setelah ada kesepakatan antara kedua belah pihak.
“Lalu saat sang pemain dengan pihak klub sudah menjalin kesepakatan, baru pihak klub merilis nama pemain tersebut. Saya rasa klub melakukan pekerjaan yang profesional,” jelas Robert Alberts.
Sejauh ini, tim Persib sudah merekrut dua pemain anyar untuk persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 2021-2022, yakni Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya.
(Arif/Bambang)



