spot_img
Jumat 26 November 2021
spot_img
spot_img

Penerapan PeduliLindungi di Taman Kota Bandung Tunggu Kemenkes

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP3) Kota Bandung masih menunggu kejelasan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait penerapan aplikasi PeduliLindungi di taman-taman tematik di Kota Bandung. “Kenapa belum dipasang (aplikasi PeduliLindungi), kami sudah mengusulkan ke Kemenkes tapi sampai saat ini memang belum ada tindak lanjutnya,” kata Kepala Bidang Pertamanan Dinas DPKP3 Kota Bandung, Rikke Siti Fatimah di Taman Dewi Sartika, Kota Bandung, Jabar, Kamis (25/11/2021). Meski begitu, pihaknya sudah menyiapkan scan QR Barcode untuk para pengunjung yang ingin memasuki taman di Kota Bandung. Nantinya, para pengunjung harus mengisi google from serta memasukan nomor registrasi dari sertifikat vaksin. “Jadi scan barcode dari pengunjung, nanti mereka menscan, kemudian secara manual mengisi google from, termasuk mereka juga harus mencatatkan nomer registrasi dari sertifikat vaksinnya. Jadi tetap yang wajib masuk yang harus sudah vaksin,” kata dia BACA JUGA: Harbokir HUT JNE ke-31, Catat Waktunya Meski Aplikasi PeduliLindungi belum diterapkan, lanjut Rikke, bukan berarti DPKP3 Kota Bandung tidak membuka taman kembali. Hanya saja sudah memiliki alternatif lain. “Bukan berarti kami tidak membuka taman ya, tetapi kami memiliki alternatif lain jika masyarakat masih bisa menggunakan (taman tematik) dan tetap harus sudah yang bervaksin (yang bisa masuk). Kalau anak-anak dibawah 12 tahun kan harus didampingi sama orang tua,” kata Rikke. (Yusuf Mugni/Ageng)

Artikel Lainnya

spot_img
spot_img