spot_img
Rabu 13 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Agus Prayogo Cetak Hattrick Emas, Atletik Jabar Capai Target PON XX

PAPUA,FOKUSJabar.id: Agus Prayogo berhasil mencetak hattrick medali emas pada gelaran PON XX/2021 Papua. Medali emas ketiga yang diraih pelari jarak jauh Jabar ini diraih dari nomor 10K di stadion Atletik, Mimika Sport Center (MSC), Mimika, Papua, Selasa (12/10/2021).

Sebelumnya, Agus meraih medali emas dari nomor 5000 meter dan marathon 42K. Dengan tambahan satu medali emas yang diraih Agus Prayogo dari nomor 10K, tim Atletik Jabar pun memenuhi target raiuhan medali emas yakni tujuh keping.

Dengan capaian hattrick medali emas di PON XX/2021, Agus Prayogo mengulang sukses pada dua PON sebelumnya. Yakni di PON XVIII tahun 2012 di Riau dan PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat.

“Tapi untuk hattrick medali emas kali ini, saya sedikit kecewa karena tidak bisa memecahkan rekor,” kata Agus usai pertandingan, Selasa (12/10/2021).

Pada babak final nomor 10K, Agus Prayogo berhasil mencatatkan waktu tercepat 31 menit 06.35 detik. Pelari asal Sulawesi Tengah, Petingko Noveldi menempati posisi kedua dengan catatan waktu 31 menit 46.39 detik. Sedangkan medali perunggu diraih Irwansyah (Kalimantan Barat) yang mencatatkan waktu 31 menit 46.40 detik.

BACA JUGA: Ini Kisah Peraih Medali Emas PON XX Cabor Dayung Asal Pangandaran

Untuk rekor PON dipegang Agus Prayogo dengan catatan waktu 30 menit 11.01 detik yang dibukukan saat PON XVIII di Riau tahun 2012. Sedangkan rekor nasional yang juga atas namanya, dicatatkan di Guangzhou, Cina, pada tahun 2012 dengan catatan waktu 29 menit 25.77 detik.

“Harapan saya bisa pecahkan rekor, tapi cuaca disini memengaruhi. Mendung tapi panas. Dari awal saya sudah atur strategi, tapi memang cuaca tidak bisa dibohongi,” kata dia.

Jika aturan usia pada PON XXI diberlakukan, Agus mengatakan jika PON XX Papua merupakan penampilan terakhirnya di ajang PON. Usai pensiun di PON, dia akan konsentrasi di SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

“Kalau peraturan baru batas umur di atas 35 dan saya sekarang sudah 35, apabila PON berikutnya nanti menerapkan peraturan tersebut sudah pasti saya tidak bisa ikut,” kata dia.

(Ageng)

Artikel Lainnya

spot_img