spot_img
Kamis 23 September 2021
spot_img
spot_img

Pesawat Kepresidenan Dicat, Berikut Penjelasannya

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Setelah banyak menuai kontroversi akhirnya pihak istana Kepresidenan buka suara terkait pengecatan ulang pesawat Kepresidenan ditengah pandemi Covid-19.

Menurut Kepala Sekretariat Kepresidenan, Heru Budi Hartono rencana pengecetan ulang pesawat kepresidenan tersebut sudah ada sejak tahun 2019.

“Iya memang benar pesawat kepresidenan Indonesia pesawat BBJ 2 telah dicat ulang,” kata Heru melalui keterangan tertulis, dilansir Kompas.com, Selasa (3/8/2021).

“Sejatinya pengecatan ulang tersebut sudah ada sejak tahun 2019 berbarengan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia pada tahun 2020,” katanya Heru menambahkan.

pesawat kepresidenan
Warna lama dari peswat kepresidenan. (Foto: Web)

BACA JUGA: Duh! Remaja 15 tahun Sengaja Sebar Video Mesumnya dengan Pacar

Heru mengatakan bahwa sebenarnya pengecetan tersebut dilakukan satu paket dengan pengecatan pesawat Heli Super Puma dan Pesawat RJ.

Namun, Heru mengungkapkan bahwa pada tahun 2019 pesawat kepresidenan belum bisa di cat ulang karena belum memasuki masa perawatan rutin.

“Jadi yang dicat ulang pada tahun 2019 yaitu pesawat Heli Super Puma dan Pesawat RJ untuk pesawat kepresidenan waktu itu belum memasuki masa perawatan,” kata dia.

Perawatan rutin terhadap pesawat tersebut harus dilakukan tepat waktu hal tersebut harus dipatuhi.

“Perawatan rutin untuk pesawat kepresidenan jatuh pada tahun 2021 yang mana merupakan perawatan check C seperti yang direkomendasikan oleh pabrik pembuat pesawat,” kata Heru.

Heru juga menerangkan bahwa tahun 2021 sudah memasuki masa perawatan pesawat sekaligus merealisasikan rencana pergantian cat pesawat dari yang semula berwarna biru menjadi berwarna merah putih.

“Pergantian warna cat pesawat itu sudah direncanakan sejak tahun 2019, waktunya lebih efisien karena berbarengan dengan perawatan pesawat,” kata dia.

(Fauza)

Artikel Lainnya

spot_img