spot_img
Kamis 23 September 2021
spot_img
spot_img

Janggal, Siswi Mamasa Gagal Jadi Paskibraka Gegara Covid-19

SULAWESI,FOKUSJabar.id: Sosial media tengah ramai oleh cerita Cristina (16) yang gagal menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional, gegera dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan swab PCR.

Keluarga remaja putri asal Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) itu menilai ada kejanggalan. Mereka bingung karena Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar tidak memberikan penanganan sesuai protokol kesehatan setelah Cristina dinyatakan positif Covid-19.

“Kalau kami dari pihak keluarga yang paling janggal bagi kami, karena pada saat anak kami dinyatakan Corona, baru pihak Dispora tidak pernah bekerja sama dengan satgas untuk menangani anak kami,” kata paman Cristina, Habel, Kamis (29/7/2021).

Habel mengungkapkan kejanggalan lain. Dia mengatakan Cristina dalam kondisi baik-baik saja sebelum dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (24/7/2021).

BACA JUGA: Diduga 2 Juta Data Nasabah Asuransi BRI Life Bocor, Dijual Rp 101,5 Juta!

Keluarga pun membawa Cristina untuk menjalani swab test pada Senin (26/7/2021). Berdasarkan hasil yang keluar pada Selasa (27/7), Cristina dinyatakan negatif Covid-19.

“Kami berinisiatif untuk membawa anak kami dalam rangka pemeriksaan ulang (swab) dan kami sudah memeriksakan, ternyata si anak kami negatif Corona, jauh beda dengan hasil pemeriksaan sebelumnya,” beber Habel.

Kendati gagalnya Cristina menjadi calon anggota Paskibraka Nasional dinilai sarat kejanggalan, Habel enggan menyebut hal tersebut akibat unsur kesengajaan.

“Ai, tidak berani menuduh, silakan waktu yang menjawab semuanya, biarlah kita percayakan kalau Tuhan akan menyertai perjuangan ini,” kata dia.

Akibat persoalan yang telah viral di media sosial ini, lanjut kata Habel, kondisi Cristina menjadi tidak stabil. Cristina masih menenangkan diri di rumah kerabatnya.

“Cristina sementara dalam pengamanan keluarga, karena ananda Cristina masih syok dengan kejadian ini. Sementara kami bersepakat untuk tidak mempertemukan Cristina dengan siapapun, karena kondisinya sedang kurang memungkinkan,” kata Habel.

(Agung)

 

 

 

Artikel Lainnya

spot_img