spot_img
Sabtu 19 Juni 2021
spot_img
spot_img

Pendiri JNE Bangun Masjid Megah nan Modern di Tanah Kelahirannya

BANGKABELITUNG,FOKUSJabar.id: Pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno (alm) mendirikan sebuah masjid megah dan modern di tanah kelahirannya, Bangka Belitung. Tempat ibadah kaum mulim yang diberinama Masjid Jami’ Soeparpto Soeparno ini berdiri diatas lahan seluar 1.405 meter persegi dan mampu menampung 1000 jamaah.

Berdiri megah di Jalan Soekarno Hatta, Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, masjid ini memiliki lokasi strategis menuju Bandar Udara Depati Amir-Pangkalpinang. Karena itu, masyarakat sekitar pun banyak menyebut masjid ini sebagai Masjid Bandara.

Renovasi masjid yang pertama kali dibangun tahun 1979 oleh pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno (alm) ini dilakukan sejak Oktober 2018. Pasca renovasi selesai, tampilan masjid menjadi sangat megah dan modern.

fokusjabar.id pendiri jne masjid
Interior Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno. (FOTO: Istimewa)

Sebuah menara berdiri kokoh disisi kanan masjid dan menambah keagungan masjid yang memiliki nuansa putih. Tak hanya itu, masjid ini pun memiliki desain unik yang ada di Bangka Belitung.

Sang arsitek, Raul Renanda Amrul mengatakan, renovasi masjid dilakukan dengan filosofi mengaitkan perubahan lama menuju ke regenerasi yang baru. Bangunan menara lama di sisi kanan masjid, sebagai simbolisasi meninggikan orang tua.

Lalu menara setengah lingkaran dibelakang menara semula dengan lebih tinggi dengan makna anak-anak atau generasi baru dari almarhum yang melindungi orang tuanya. Pada kubah masjid terinspirasi dari bentuk kubus Ka’bah.

“Jadi kubahnya adalah kubah Ka’bah yang ada lobangannya yang terinspirasi dari tiang-tiangnya masjid di Cordoba. Untuk interior pada kubah yang melingkar terdapat kaligrafi sesuai pesan dari pendiri JNE yaitu surat Al-Maun dan Al-Baqarah 261,” kata Raul.

BACA JUGA: Jabar dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Pangan dan UMKM

fokusjabar.id pendiri jne masjid
Penandatanganan prasasti Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno oleh Gubenur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. (FOTO: Istimewa)

Rangkaian peresmian Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno diawali dengan pengguntingan pita oleh istri almarhum, Hj. Nuraini Soeprapto bersama Ibu Melati Erzaldi yang merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus istri Gubernur Bangka Belitung. Penandatanganan prasasti dilakukan langsung Gubenur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman disaksikan seluruh keluarga besar pendiri JNE dan jamaah, Rabu (9/6/2021).

Dalam sambutannya, Gubernur Erzaldi menyampaikan rasa kagum terhadap sosok pendiri JNE. Dia mengaku sangat mengenal dengan sosok pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno (alm). Sosok almarhum yang lahir di Bangka pada 7 Oktober 1937 pun dikenal sebagai sosok bersahaja, senang berbagi dengan sesama, serta sangat peduli dengan warga Bangka sebagai tanah kelahirannya.

“Saya sangat kenal dengan sosok beliau, beliau sangat inspiratif. Masjid ini berperan besar dalam pembentukan karakter saya dan teman-teman saya di masa kecil dulu. Kami sering mengaji usai sholat maghrib di masjid ini. Saya berharap, selain menjadi pusat ibadah bagi umat, masjid ini pun dapat diberdayakan sebagai penggerak ekonomi umat melalui program-program yang kreatif sehingga dapat menimbulkan pergerakan ekonomi bagi umat,” kata Gubernur Erzaldi.

fokusjabar.id pendiri JNE masjid
Penyerahan cinderamata dari Presdir JNE, M. Feriadi Soeprapto kepada Gubenur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. (FOTO: Istimewa)

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto yang merupakan anak kedua dari pendiri JNE mengatakan jika hubungan kekeluargaan yang erat antara keluarga besar pendiri JNE dengan keluarga besar Gubernur Erzaldi membuat pertemuan dalam acara peresmian masjid menjadi haru dan penuh rasa kekeluargaan. Bangka Belitung, kata Feriadi, merupakan rumah bagi keluarga besar pendiri JNE.

“Keberadaan masjid ini tentunya menjadi semangat yang sudah sejak dahulu diinginkan almarhum bapak saya. Dahulu bapak saya berfikir bagaimana caranya supaya warga disini punya tempat ibadah, punya tempat yang dapat mempersatukan semua warga disini,” kata Feriadi.

Karena itu, lanjut dia, almarhum membangun dan mewakafkan Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno ini agar warga sekitar dapat berkumpul dan beribadah bersama-sama di masjid.

“Semoga keberadaan masjid dapat menjadi amal jariyah bagi almarhum bapak dan menjadi inspirasi untuk kita semua. Masjid-masjid dengan arsitektur unik ini menyiratkan jika masjid bukan sekadar tempat ibadah tapi juga sebagai pusat peradaban,” Feriadi menegaskan.

Usai acara peresmian, dilakukan pemberian santunan bagi anak yatim piatu yang hadir dari wilayah Kecamatan Pangakalan Baru.

(Ageng)

Artikel Lainnya

spot_img