spot_img
Kamis 17 Juni 2021
spot_img
spot_img

PGM Soroti Ketimpangan Anggaran Antara Madrasah dengan Sekolah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dewan Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Jawa Barat menyoroti ketimpangan proporsi anggaran untuk madrasah dengan sekolah dari pemerintah pusat.

Di sisi lain, PGM fokus pada peningkatan kapasitas guru di era teknologi digital.

“Kita bisa melihat, proporsi anggaran untuk madrasah di Kementrian Agama dengan sekolah yang ada di bawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, perbedaannya terlampau ironis,” kata Ketua Dewan PGM Jawa Barat, Hasbullah, Rabu (9/6/2021).

“Begitu juga formasi untuk pengangkatan guru honorer atau formasi PPPK yang disiapkan bagi guru madrasah. PGM Jawa Barat akan turut menggedor demi kesetaraan yang berkeadilan,” kata Hasbullah.

BACA JUGA: Pemprov Jabar Dukung Inisiasi PGM Soal Provinsi Madrasah

Hasbullah juga mengatakan, peningkatan kapasitas guru madrasah sekaligus menjawab tantangan teknologi sekaligus adaptif dengan kondisi pendidikan di masa pandemi.

“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi salah satu yang utama. Kemudian, kesejahteraan bukan hanya karena soal pendapatan, tetapi upaya memenuhi kebutuhan dirinya agar bisa berfokus melaksanakan kegiatan pembelajaran,” kata dia.

Dewan PGM Jawa Barat juga melaksanakan pelantikan pengurus secara hydbrid (online dan offline)di Pusdai Kota Bandung, Selasa (8/6) sebagai bagian menjalankan protokol kesehatan. 

PGM Soroti Ketimpangan Anggaran Antara Madrasah dengan Sekolah 1

Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua Umum DPP PGM Indonesia, Agus Ridhallah; Sekretaris Umum, Neni Argaeni.

Lalu, dari Unsur Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat diwakili Kabid Pendidikan Madrasah, Yusuf Umar. Sedangkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat diwakili Kabag Bina Mental Biro Kesra, Supriyadi.

Hasbullah dan pengurus menjabat dari periode 2021-2026.

“PGM harus selalu hadir dalam mengawal kepentingan dan aspirasi guru madrasah dari jenjang RA, MI, MTs dan MA Se Jawa Barat. Seluruh pengurus yang dilantik, agar menyatu dan solid dalam kepengurusan DPW PGM Indonesia Jawa Barat,” kata Hasbullah.

Sementara Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Barat, Yusuf Umar menyampaikan pihaknya siap membangun sinergitas dengan PGM unutk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru madrasah.

“Setelah pelantikam ini, kita akan fokus membangun sinergitas untuk meningkatkan Kesejahteraan dan Profesionalisme guru madrasah. Disamping itu, prioritas penting yang perlu diterapkan oleh guru madrasah se jawa barat menguatkan praktek moderasi beragama di lingkungan madrasah dan mensosialisasikannya ke semua lingkungan madrasah,” kata dia.

(Agung)

 

 

 

Artikel Lainnya

spot_img