spot_img
Minggu 9 Mei 2021
spot_img
spot_img

Perumda Tirta Anom Kota Banjar Memulai Proyek Pembangunan Pipa Baru

BANJAR,FOKUSJabar.id: Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Anom Kota Banjar memulai pembagunan jaringan pipa trasimisi air. Untuk menambah cakupan sebanyak 4.700 pelanggan.  

 Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWS) Insan Prasasti mengatakan, pekerjaannya akan dilakukan secara bertahap.

Dia menyebutkan pemasangan jaringan pipa tranmisi ini nantinya akan menghubungkan intake air Balokang Patrol di Desa Jajawar menuju Intalansi Pengolahan Air (IPA) di Kelurahan Situ Batu.

“Nantinya pembangunan ini akan melewati empat Desa dan Kelurahan yaitu dari Desa Jajawar, Desa Cibereum, Desa Neglasari dan Kelurahan Situ Batu,” kata dia Selasa (4/5/2021).

BACA JUGA: Masyarakat 4 Desa/Kelurahan di Banjar Ragukan Proyek Pipa Balokang Patrol

Dia menjelaskan, galian pipa di tempatkan pada bagian bahu jalan raya sebalah kanan, karena bagian kiri jalan telah terpasang pipa yang sebelumnya dibangun pada tahun 2014.

Untuk pembangunan tahap pertama, insan mengatakan pipa mulai dikirim pada Maret 2021 sebanyak 2.600 unit pipa, sisanya Mei sekarang sekitar 2.000 unit pipa.

“Pembangunanpun dilakukan dengan memberdayakan masyarakat sekitar,” katanya.

FOKUSJabar.id banjar
Proses penggalian dan pemasangan pipa. (Foto: Budiana)

Insan mengatakan, pihaknya akan mengusahkan agar air baku Balokang Patrol tersebut berfungsi dengan baik.

“Pihaknyapun kedepannya akan mengupgrade sistem supaya daya listrik digunakan dengan efisien,” kata dia.

“Pekerjaan galian sepanjang 800 meter ini sesuai kontraknya akan selesai pada September 2021 mendatang,”kata dia menambahkan.

Sementara itu, Kasubag Humas Perumda Tirta Anom, Yogi menyebutkan jika pembangunan proyek tersebut selesai dan dapat menghasilkan air bersih maka BBWS akan mengjibahkannya ke Pemerintahan Kota Banjar.

Intake dari pembangunan jaringan pipa tranmisi di empat Desa/Kelurahan ini dikatakan dia  merupaka  satu rangkaian yang tentunya akan dikelola oleh Perumda Tirta Anom.

“Ketika sudah dihibahkan oleh BBWS ke Pemerintahan Kota Banjar,” kata Yogi.

Mega proyek Tranmisi inipun dikatakan Yogi nantinya akan memiliki potensi menambah sekitar 4.700 sambungan air atau pelanggan dan saat ini yang sudah terdaftar didaerah yang dilibatkan itu sudah ada 200 sambungan rumah.

“Potensi penambahannya 4.700 pelanggan, jika kapasitas air itu 50 liter perdetik. Tapi penambahan akan dilakukan jika proyeknya sudah selesai,” kata dia.

Sementara itu Kepala Deaa Cibereum Yayan Sukirlan mengatakan, bahwa masyarakat yang berada di wilayahnya banyak mengharapkan air bersih dari pemanfaatan proyek jaringan pipa tranmisi ini.

“Daerah kami sulit air bersih,apalagi musim kemarau, kami berharap jika pembangunan ini selesai bisa berjalan dan difungsikan masyarakat untuk mendapatkan air bersih,” katannya.

(Budiana Martin/Anthika Asmara)

 

Artikel Lainnya

spot_img