spot_img
Jumat 7 Mei 2021
spot_img
spot_img

Pandemi Covid-19, Wali Kota Bandung Minta Kegiatan Keagamaan Wajib Disiplin Prokes

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta warga untuk terus disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pada kegiatan keagamaan khususnya bagi umat muslim yang tengah meningkatkan ibadahnya di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, dengan menerapkan prokes yang ketat aktivitas keagamaan di bulan Ramadan sampai Idulfitri tetap bisa berlangsung dengan khusyuk.

Pihaknya pun mengingatkan, ledakan kasus Covid-19 di india akibat aktivitas keagamaan yang abai terhadap prokes. Hal itu tidak boleh terjadi di Kota Bandung maupun Indonesia.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Matangkan Persiapan PTM Juli 2021

“Jangan sampai terlena. Jangan sampai terjadi seperti di India. Kita diwajibkan ikhtiar dari serangan Covid-19 ini. Yang dinilai itu seperti apa ihtiar kita,” kata Oded di Kota Bandung Jabar Senin (3/5/2021).

Oded menegaskan, urusan kesehatan menjadi kepentingan semua masyarakat. Untuk itu, pihaknya meminta seluruh perangkat pemerintahan, ataupun tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang untuk sama-sama mengingatkan terhadap pentingnya menjalankan prokes.

“Ini penting saya sampaikan, karena kata kunci untuk meminimalisir penyebaran covid ini adalah disiplin protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Setda Kota Bandung, Momon Ahmad Imron menyatakan, di tengah pandemi ini Safari Ramadan sengaja digelar pada sore hari agar bisa mengatur undangan yang datang. Biasanya, sebelum pandemi Covid-19 kegiatan ini dilaksanakan berbarengan dengan tarawih keliling.

“Pak Wali minta kalau prokesnya tidak ketat. Jika tidak terjaga dengan baik, jangan dilanjutkan lagi. Makanya kita pilih sore hari supaya protokol kesehatan bisa tetap dijaga. Undangannya juga dibatasi. Tempatnya juga di luar ruangan,” ungkapnya.

(Yusuf Mugni/Bambang)

Artikel Lainnya

spot_img