PROBOLINGGO,FOKUSJabar.id: Ramai di perbincangkan sebuah kasus yang menggiring seorang biduan dangdut berinisial DAP (28) yang mencabuli remaja 16 tahun berinisial FU di Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).
FU merupakan seorang remaja yang masih berstatus sebagai pelajar di salah satu SMA di Probolinggo.
Namun ada sebuah fakta yang sangat mencengangkan di balik kasus tersebut. Dari pengakuan yang di tuturkan FU, DAP sengaja mengincar remaja untuk di cabuli sebagai syarat dan ritual ghaib untuk tetap awet muda.
FU menambahkan, DAP sengaja mengincar perjaka dari remaja untuk membuat dirinya tetap terlihat awet muda.
BACA JUGA: Satpol PP Ciamis Amankan 12 Pasangan ABG Bukan Muhrim di Dalam Kamar Kosan
FU memaparkan, sebelum dirinya di ajak untuk melakukan hubungan intim, DAP terlebih dahulu mengajaknya untuk melakukan ritual gigit tangan.
“Sebelum melakukan hubungan intim, tangan kanan saya di gigit sama dia. Terus dia nyuruh saya gigit tangan kanannya, sambil ngomong ini buat awet muda katanya. Tapi hanya di lakukan untuk perjaka” kata FU seperti di lansir manadopost.id, Minggu (25/4/2021).
Selain itu, FU juga mengaku sebelum di ajak untuk melakukan hubungan intim, terlebih dahulu dirinya di cekoki minuman keras oleh DAP.
“Sebelum masuk kamar, saya di kasih minum miras, terus saya kayak yang kena pelet saya kurang faham, kurang sadar juga waktu itu” jelasnya.
Di ketahui, aksi pencabulan tersebut di langsungkan oleh DAP selama tiga hari berturut-turut di tiga tempat yang berbeda.
Hari pertama di kawasan Asabri, hari kedua di kostan DAP di kawasan Ketapang Probolinggo, dan hari ketiga di lakukan di rumah milik biduan dangdut tersebut.
“Sebelum tinggal di rumah keluarganya di Asabri, dia sempat ngekos di Muneg tapi gak lama, dia juga kost di Ketapang tapi jarang di tempati” ucap FU.
Sampai saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami kasus pencabulan yang di lakukan oleh DAP (biduan dangdut) yang mencabuli seorang remaja berinisial FU.
Di beritakan sebelumnya, ibunda FU, SA melaporkan kasus tersebut kepada pihak Polres Probolinggo Kota pada hari Rabu, (14/4/2021).
Setelah mendapati anaknya baru pulang setelah tiga hari tak ada kabar dan mendapatkan pengakuan dari anaknaya bahwa ia menjadi korban pencabulan yang di lakukan oleh biduan dangdut berinisial DAP.
(Fauza/Bambang)


