spot_img
Selasa 13 April 2021
spot_img
spot_img

Harga Gabah di Pangandaran Anjlok Petani Rugi Besar

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Harga gabah di Kabupaten Pangandaran, Jabar anjlok hingga Rp 4.200/kg dari sebelumnya Rp 5.000/kg. Panen masal disebut-sebut sebagai penyebab harga gabah terjun payung.

Salah seorang petani Irfan mengatakan, saat ini panen terjadi berbaregan dengan daerah lain sehingga stok gabah di daerah lain pun melimpah. Dia memprediski harga akan terus anjlok ketika nanti musim panen tiba.  

“Biasanya kalau musim panen harga anjlok. Nanti naik lagi biasanya itu ketika masa tanam dimulai,” kata dia, Senin (22/3/2021). 

Irfan berharap, harga butir padi ini kembali naik karena hasil panen sekarang ini kurang bagus. Selain itu, biaya masa tanam kemarin juga terbilang lebih besar dari masa tanam biasanya.

BACA JUGA: Harga Gabah Anjlok, Petani di Kota Banjar Menjerit

“Sudah hasilnya kurang bagus harganya anjlok. Mudah – mudahan kedepannya naik kembali,” katanya.

Petani lainnya, Sahri berharap situasi pendemi Covid-19 seperti ini harga gabah kembali naik. Pasalnya kata dia, kebutuhan hidup sehari – hari setiap harinya naik. Namun menurutnya jika harga naik setidaknya semua kebutuhan bisa seimbang dengan hasil panen.

“Sekarang kebutuhan semua naik, tapi harga gabah malah anjlok. Saya harap harganya naik lagi,” katanya 

Meski hargany anjlok akan tetapi ia bersyukur karena masa tanam saat ini masih bisa dipanen meski kemarin sempat mengalami banjir. Namun ia mengaku hasil panen sekarang tidak seperti masa tanam sebelumnya.

“Hasilnya anjlok. Harganya malah ikut anjlok, kan yang rugi petani,” kata dia.

(Agus/Anthika Asmara) 

 

Artikel Lainnya

spot_img