Sabtu 6 Maret 2021

Greysia/Apri Selamatkan Indonesia di Thailand Open 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Indonesia hanya mampu memboyong satu gelar dari turnamen bulutangkis YONEX Thailand Open 2021 yang berakhir Minggu (17/1/2021). Digelar di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Indonesia meraih gelar dari nomor ganda putri.

Adalah pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil menyelamatkan muka Indonesia pada turnamen BWF Super 1000 tersebut. Meski demikian, gelar yang diraih Greysia/Apri justru menjadi sejarah karena menjadi kemenangan pertama Indonesia pada turnamen bulutangkis kelas Super 1000.

Di babak final Thailand Open 2021 pada Minggu (17/1/2021), Greysia/Apri berhasil menghentikan perlawanan wakil tuan rumah Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dalam waktu 52 menit. Greysia/Apri menang 21-15 dan 21-12 atas wakil Negeri Gajah Putih sekaligus menempati podium pertama pada turnamen perdana pasca pandemi Covid-19.

“Sungguh luar biasa bagi kami berdua dan kami ingin berterima kasih kepada Tuhan. Kami memiliki kesempatan untuk berada di sini dan memenangkan kejuaraan ini. Kami datang dengan fokus, siap untuk pertandingan ini dan ingin memberikan yang terbaik,” kata Greysia dilansir dari laman badmintonindonesia.org.

We’re speechless. Just speechless,” Apriyani menambahkan.

Kemenangan Greysia/Apri seolah membalas kegagalan rekannya di ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Di partai puncak, Praveen/Melati harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai melalui pertarungan rubber game yang berkesudahan 3-21, 22-20, dan 18-21.

“Kami sedikit kecewa. Kami membuat beberapa kesalahan sendiri. Selama permainan, kami tidak bisa mengubah nasib kami dan itulah yang kami sesali,” kata Melati.

fokusjabar.id Thailand Open 2021 bulutangkis
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (FOTO: badmintonindonesia.org)

BACA JUGA: PBVSI Jabar Verifikasi Lokasi Kualifikasi Bola Voli Porprov XIV

Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting yang diandalkan di sektor tunggal putra justru harus terhenti di babak semifinal. Langkah pebulutangkis nomor 6 dunia ini dihentikan wakil Denmark, Viktor Axelsen melalui laga rubber dengan skor 19-21, 21-13, 13-21.

“Saya kehilangan fokus setelah memimpin 11-7 di gim ketiga. Sampai saat itu saya bermain bagus dan menyerang, tapi setelah itu saya membuat beberapa kesalahan dan Axelsen mulai bermain bagus. Saya mulai mengikuti permainannya,” kata pebulutangkis asal Kota Cimahi itu.

Axelsen sendiri akhirnya keluar sebagai juara tunggal putra Thailand Open 2021. Di babak final, pebulutangkis Denmark itu mengalahkan wakil Hongkong, NG Ka Long Angus dua set langsung 21-14, 21-14.

fokusjabar.id Thailand Open 2021 bulutangkis
Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (FOTO: bwfbadminton.com)

Tak hanya Ginting, nasib sama dialami pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin setelah harus terhenti di babak semifinal Thailand Open 2021. Pasangan Juara Dunia Junior 2019 ini gagal merajut mimpi menjadi juara di turnamen BWF Super 1000 setelah kalah dari peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 asal Malaysia, Goh V. Shem/Tan Wee Kiong dengan skor 21-19, 21-10.

“Kami tidak pernah membayangkan bisa melangkah sejauh ini,” kata Daniel usai memastikan diri melaju ke semifinal Thailand Open 2021.

“Saya tidak ingin bermimpi besar di sini. Karena jika impian itu tidak terjadi, saya akan sangat kecewa. Jadi saya hanya mengambil selangkah demi selangkah. Yang pasti senang dikasih sampai bisa semifinal gini,” tambah Leo.

(Ageng)

Artikel Lainnya

Greysia/Apri Selamatkan Indonesia di Thailand Open 2021 1