Senin 30 November 2020

PT Agro Jabar Targetkan Cadangan Beras 2021 Capai 40 Ribu Ton Per Tahun

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Agro Jabar, Kurnia Fajar mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal meningkakan cadangan beras di tahun 2021 mendatang.

Menurutnya, stok beras di Jawa Barat (Jabar) selama ini masih diatur pemerintah pusat lewat Bulog dengan kuota 300 ribu ton per tahunnya.

“Kami punya target satu tahun (2021) paling tidak satu tahun pecadangan pangan 40.000 ton karena masyarakat Jawa Barat jumlahnya 50 juta orang dan Bulog sebagai buffer stok nasional punya stok di jawa barat 300.000 ton. Paling tidak kami punya target 10 sampai 15 persen atau sekitar  30.000 sampai 50.000 ton setahun,” kata dia usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pupuk Indonesia Pangan (Persero) di Hotel Savoy Homan Jalan Asia Afrika Kota Bandung Jabar Selasa (17/11/2020).

BACA JUGA: Sinergitas BUMD Jawa Barat, bank bjb Salurkan Kredit kepada PT Agro Jabar

Pihaknya mengaku, masih memiliki kendala untuk melakukan realisasi peningkatan cadangan beras.

“Selama ini kami belum memiliki portofolio produksi beras,” kata dia.

Lebih lanjut Kurnia mengatakan, lewat kerjasama ini, diharapkan mampu mendorong produksi pangan terutama produksi beras yang akan dilakukan oleh PT Agro Jabar.

“PT Pupuk Indonesia Pangan  yang sudah memiliki portofolio produksi beras dan jam terbang produksi beras, maka kami melakukan kerjasama dengan PT Pupuk Indonesia dalam hal produksi beras. Tentunya sangat modern  kualitasnya, baik dan sangat bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Kurnia menjelaskan, salah satu hal yang paling mendasari kerjasama tersebut adalah keluarnya Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pusat Promosi dan distribusi pangan. Menurutnya, peran PT. Agro Jabar adalah sebagai penyedia pangan untuk memenuhi konsumsi masyarakat akan komoditas bahan pokok dan menghindari kelangkaan stok pangan. Salah satu faktor yang menjadi penyebab kelangkaan stock ini antara lain kelemahan manajemen distribusi logistik.

“Tahun lalu karena belum ada Perda maka cadangan pangannya masih dilakukan  terpusat oleh Bulog. Artinya kita akan menambah cadangan pangan yang ada di Bulog,” katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Pangan Budiono mengatakan, pihaknya siap untuk membantu peningkatan produksi cadangan pangan di Jawa Barat.

“Kami siap memenuhi apa yang ditargetkan Agro Jabar 30.000 sampai 40.000 ton pertahun, maka kami akan melakukan itu bukan sekadar hanya ada beras ke Agro Jabar,” katanya.

Pihaknya juga akan melakukan transfer teknologi produksi beras ke PT Agro Jabar. Dengan pola kerjasama sesama badan usaha pemerintah, birokrasi diyakini olehnya akan semakin mudah.

“Karena ini antara BUMD dan BUMN, maka bisa mempercepat sinergitas antar dua belah pihak. Kita bisa seirama dan birokrasi bisa lebih mudah,” kata dia.

Pihaknya meyakini, dengan kerjasama ini  harga gabah tidak akan jatuh di harga dasar.

“Kalau harga dasar gabah Rp 4.200, bisa jadi Rp 4.500. Artinya  petani sudah bisa disejahterakan,” katanya.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

Kasus Positif Covid-19 di Banjar Terus Meningkat

BANJAR, FOKUSJabar.id: Update Data kasus positif covid-19 di Kota...

APBD 2021, Anggaran Dinkes Kota Bandung Naik Signifikan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pada APBD tahun 2021, pemotongan dan pengalihan dana atau anggaran dari setiap dinas untuk penangan Covid-19 di Kota Bandung tidak akan terjadi lagi....

Di LaLiga, Diego Maradona Tinggalkan Warisan

SPANYOL,FOKUSJabar.id: Diego Maradona sang legenda Sepakbola dunia tutup usia, Rabu (25/11/2020), para pecinta si kulit bundar di Spanyol berduka. Bagaimana tidak, Dia meninggalkan warisan...

Zalnando Buka Bisnis Foodtruck “Rendangpedia”

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain belakang Persib Bandung, Zalnando mengembangkan bisnis kulinernya dengan membuka Foodtruck yang diberikan nama Rendangpedia. Soft opening Foodtruck Rendangpedia di Samping Graha Siliwangi,...

Tokoh Aksi 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir, Yusuf Martak, dan Tengku Zulkarnain terdepak dari kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia...

Bek Persib Suka Liga Inggris

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemain belakang Persib Bandung, Victor Igbonefo, menilai Liga Primer Inggris hingga saat ini masih menjadi kompetisi terbaik di dunia. Meski begitu, menurut pemain naturalisasi...

Perintah Ketua DPW FPI, 2 Baliho HRS di Kota Banjar Diturunkan

BANJAR,FOKUSJabar.id: Dua baliho Imam Besar Habib Riziq Syihab (HRS) yang berada di tugu perbatasan Banjar - Ciamis, tepatnya Dusun Sukamulya, Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman...