Senin 30 November 2020

Tingkatkan Ketahanan Pangan, PT Agro Jabar Jalin Kerjasama Dengan PT Pupuk Indonesia Pangan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Provinsi Jawa Barat. PT Agro Jabar baru saja menuntaskan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pupuk Indonesia Pangan di Hotel Savoy Homan Jalan Asia Afrika Kota Bandung Jabar Selasa (17/11/2020).

Hal itu sebagai upaya  peningkatan ketahanan pangan terutama dalam penyaluran beras dan bahan pokok.

Penandatanganan teresbut  dipimpin langsung Direktur Utama PT. Pupuk Indonesia Pangan Budiono, dan Direktur Utama PT. Agro Jabar, Kurnia Fajar.

Dirut PT. Pupuk Indonesia Pangan  Budiono mengatakan, kegiatan ini sebagai pendorong bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam penyediaan dan penyaluran beras sehat dan bahan pokok lainnya.

BACA JUGA: Sinergitas BUMD Jawa Barat, bank bjb Salurkan Kredit kepada PT Agro Jabar

“Kita berkomitmen kedepannya akan melakukan pemenuhan terhadap pemenuhan kebutuhan beras sehat sebagai upaya untuk mencegah stunting yang bisa dilakukan dengan konsumsi makanan yang memiliki gizi seimbang,” katanya.

Budiono mengatakan, untuk ibu hamil dan anak-anak yang tengah berada dalam masa pertumbuhan, disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan sumber protein. Selain itu, asupan buah dan sayur juga penting.

Menurutnya, PT Pupuk Indonesia Pangan menyatakan kesiapannya untuk menjaga agar produksi tanaman padi dan kebutuhan pokok lainnya tetap berjalan dalam mendukung ketahanan pangan.

FOKUSJabar.id PT Agro Jabar
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) PT Agro Jabar Dengan PT Pupuk Indonesia Pangan di Hotel Savoy Homan Jalan Asia Afrika Kota Bandung Jabar Selasa (17/11/2020) (FokusJabar/Yusuf Mugni).

“Pupuk Indonesia Pangan hadir untuk membantu pemerintah dalam program ketahanan pangan. Jadi setiap ada instruksi atau apa pun pasti kita akan siap membantu pemerintah untuk program ketahanan pangan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Agro Jabar, Kurnia Fajar mengatakan, sesuai amanat  Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 bahwa setiap daerah wajib memiliki cadangan pangan (CPPD) dan amanat Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pusat Promosi dan distribusi.

Menurutnya, Agro Jabar sebagai penyedia pangan (Buffer Stock) untuk memenuhi konsumsi masyarakat akan komoditas bahan pokok. Salah satu faktor yang menjadi penyebab kelangkaan stock ini, antara lain kelemahan manajemen distribusi logistik.

Manajemen logistik yang baik akan memastikan kelancaran distribusi komoditas bahan pokok dari daerah produsen ke daerah konsumen setiap saat, sepanjang waktu secara berkesinambungan.

Selanjutnya proses edukasi dapat mencegah ketergantungan bantuan dan mendorong inisiatif
masyarakat untuk berdaya dan mandiri dalam mencukupi kebutuhan pangan keluarga dengan usahanya. Ketahanan pangan maupun gizi sangat berkorelasi dengan akses masyarakat terhadap pangan.

Masyarakat perlu di edukasi dan didekatkan dengan jenis-jenis pangan yang dapat disediakan secara mandiri, supaymengurangi beban biaya belanja dapur dan bantuan sosial.

Budiono mengatakan, sebagai Badan usaha Milik daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat yang bergerak di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, dan usaha lainnya di bidang agro terus berupaya mewujudkan agro Jawa Barat sebagai lumbung pangan Indonesia.

Selain membangun kepercayaan, dengan para pelaku pasar pada dunia industri, Agro Jabar juga, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat lokal, bukan bersaing dengan masyarakat.

“Kami hadir bersanding dan mendorong masyarakat untuk memperbesar usaha rakyat dengan pola kemitraan yang saling menguntungkan dan saling percaya,” kata dia.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

OTT Wali Kota Cimahi, KPK Tetapkan 2 Tersangka

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Wali Kota...

384 Lansia di Kota Bandung Terpapar Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung mencatat ada 384 orang lanjut usia (lansia) terpapar Covid-19, Selasa (24/11/2020). Para...

Diego Maradona Tutup Usia, Lionel Messi: Dia “Tidak Pergi”

ARGENTINA,FOKUSJabar.id: Kapten Timnas Argentina yang juga pemain mega bintang dunia, Lionel Messi mengaku sedih atas kepergian seniornya, Diego Maradona karena serangan jantung. Lionel Messi memberikan...

KPK Panggil Mantan Kabid SDA dan Mantan Anggota DPRD Kota Banjar

BANJAR,FOKUSJabar.id: KPK memanggil Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPRPKP Kota Banjar tahun 2008 - 2010, Mulyono dan mantan anggota DPRD Kota...

5 Aplikasi Editing Video Terbaik Untuk Pengguna Smartphone

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Mau jago editing video ala youtuber? Di android dan iPhone sudah tersedia banyak aplikasi editing Video yang bisa didownload secara gratis di...

Pemkot Bandung Bakal Perbanyak Kampung Wisata Kreatif

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal memperbanyak Kampung Wisata Kreatif, Selasa (24/11/2020). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniansar mengatakan, Hal...

Bek Persib Suka Liga Inggris

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemain belakang Persib Bandung, Victor Igbonefo, menilai Liga Primer Inggris hingga saat ini masih menjadi kompetisi terbaik di dunia. Meski begitu, menurut pemain naturalisasi...