BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota (Wawalkot) Bandung, Jabar, Yana Mulyana berharap pendemo yang sedang berunjukrasa tidak melakukan perusakan fasilitas publik.
Pihaknya mengaku memahami aspirasi yang ingin disampaikan buruh dan mahasiswa terkait omnibus law.
“Dari Pemkot tidak mengharapkan ada kerusakan fasilitas publik. Pak Kadis lapor ada tiga mesin parkir dirusak, rambu dirusak dan vandalisme. Ini fasilitas publik dibangun uang rakyat yang harus dijaga juga,” ucap Yana di Balai Kota, Jalan Wastukencana Jabar, Kamis (8/10/2020).
Yana menegaskan, agar pendemo turut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun dan dapat dimanfaatkan. Menurutnya, pihaknya belum menghitung kerugian yang muncul akibat kerusakan tersebut namun upaya membersihkan area yang dirusak terus dilakukan.
Baca Juga: Diduga Anarko, Polisi Amankan 40 Remaja
“Yang pasti dari kemarin coba dibersihkan area yang terkena dampak perusakan, jangan ada kerusakan lagi,” ucapnya.
Yana mengatakan, mesin parkir elektronik yang rusak akan diperbaiki terlebih dahulu dan selanjutnya akan dipasang kembali. Pihaknya juga meminta polisi mengusut tuntas pelaku pengerusakan fasilitas publik di Kota Bandung pasca demo.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Ricky Gustiadi mengatakan, ketiga mesin parkir elektronik yang rusak berada di Jalan Ranggagading dekat dengan Taman Radio Bandung. Selanjutnya, rambu-rambu dan water barier yang terkena aksi vandalisme berada di Jalan Cikapayang.
“Jumlahnya masih diinventarisasi,” ucap Ricky.
Perlu diketahui, sebanyak tiga mesin parkir elektronik, rambu-rambu lalu lintas dan water barrier milik Pemkot rusak dan menjadi korban vandalisme saat peristiwa demo tolak undang-undang Cipta Kerja pada Selasa (6/10/2020) lalu.
(Yusuf Mugni/Bambang)


