Sabtu 17 Oktober 2020

Dalam 5 hari, Pasien Positif Corona di Kota Banjar Tembus 8 orang

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sebanyak 8 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar dalam 5 hari terakhir, Sabtu (19/9/2020). Dalam kurun waktu tersebut setiap harinya terus ada penambahan pasien positif virus Corona.

Data update resiko Covid-19 di Kota Banjar pada Selasa (15/9) lalu, tercatat hanya ada 15 orang yang mana sebanyak 11 orang sembuh, 1 meninggal dunia, 2 isolasi mandiri dan satu di rawat di RSUD Kota Banjar.

“Update resiko Covid-19 di Banjar pada hari ini sudah mencapai 23 orang diantaranya 13 orang sembuh, 1 orang meninggal dunia, 6 orang isolasi mandiri, dan 3 orang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjar,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Kota Banjar, Agus.

“Jadi untuk total yang masih positif saat ini ada 9 orang,” kata Agus.

BACA JUGA: Diserang Covid-19 Dua Puskesmas di Banjar Ditutup

Agus menyebutkan kasus Covid-19 di Banjar terus bertambah dan rata-rata dalam satu hari bertambah 1 orang pasien positif Virus Corona.

“Sekarang bertambah lagi satu, setiap hari penambahannya rata-rata 1 orang yang terkonfirmasi namun yang paling banyak penambahannya itu ada pada hari Kamis hingga 5 orang langsung dalam sehari,”kata dia.

kota banjar
Data update resiko Covid-19 di Banjar pada Sabtu 19 September 2020. (Budiana)

Agus menyatakan dari total 9 pasien yang terkonfirmasi positif merupakan warga di tiga kecamatan yang ada di Banjar, yakni 6 orang yang isolasi mandiri ada di Kecamatan Banjar dan Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

“Untuk yang di isolasi di RSUD Kota Banjar ketiganya merupakan warga kecamatan Purwaharja Kota Banjar,”kata Agus.

Sementara itu, Agus menyebutkan hanya warga kecamatan Langensari yang nihil terkonfirmasi positif Covid-19.

“Hanya satu kecamatan dari total 4 kecamatan yang tidak ada pasien positif,”katanya.

Dari informasi yang dihimpun FOKUSJabar, rata-rata pasien yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut merupakan pasien yang terpapar di tempat lain dan di pulangkan untuk mendapatka perawatan lebih lanjut.

Dari total 9 pasien positif Virus Corona saat ini 3 diantaranya adalah tenaga kesehatan yang membuat pelayanan di dua BLUD Puskesmas yakni Puskesmas Banjar 3 dan Pataruman 3 harus di tutup sementara sampai maksimal 14 hari kedepan.

(Budiana/Agung)

Artikel Lainnya

Miris, Satu Keluarga di Ciamis Tinggal di Kandang Ayam

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sungguh malang nasib yang dialami keluarga Amud Mahmud...

Tingkatkan Layanan, Dinsosnangkis Kota Bandung Berikan Komputer ke Seluruh Kelurahan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Sosial Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung terus maksimalkan layanan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu, Cepat, Tanggap, Aspiratif, Responsif (SLRT Cetar Juara). Salah satunya...

6 Aplikasi Nonton Drakor Subtitle Indonesia Terpopuler

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Beberapa waktu belakangan, drama korea (drakor) tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Sajikan plot cerita menarik, visualisasi dan cara pengambilan gambar yang...

Bupati Ciamis minta Mahasiswa Magang Ciptakan Inovasi Perekonomian

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Kabupaten Ciamis Herdiat Sunarya meminta kepada puluhan mahasiswa LPP Tri Darma untuk mengaplikasikan ilmunya ditengah masyarakat agar bisa membantu untuk mensejahterakan masyarakat...

673 Prajurit Yonif 754/20/3 Kostrad Resmi Sandang Kualifikasi Raider

CILACAP,FOKUSJabar.id: Sebanyak 673 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 754/20/3 Kostrad TNI AD secara resmi menyandang baret, brevet dan berkualifikasi Raider. Hal ini seiring dengan penutupan...

Indonesia Masuk 10 Negara dengan Utang Luar Negeri Terbesar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bank Dunia menyatakan Indonesia berada di posisi tujuh dari sepuluh negara berpendapatan kecil-menengah dengan utang luar negeri terbesar di dunia, Kamis (15/10/2020). Bank dunia...

Tekan Konflik Agama, Kemenag Jabar Siap Optimalkan Penyuluh Agama

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat Adib siap mengoptimalkan peran penyuluh agama untuk menekan terjadinya konflik antar umat beragama. Apalagi...