Kamis 1 Oktober 2020

Cara mengecek nomor IMEI saat beli ponsel

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sejumlah ponsel yang memiliki nomor International Mobile Equipment Identity (nomor IMEI) yang tidak untuk diedarkan di Indonesia akan disuntik mati mulai mulai 15 September.

Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui IMEI, mulai 15 September pukul 22.00, ponsel, komputer genggam dan komputer tablet (HKT) yang memiliki nomor IMEI ilegal akan diblokir.

“Seluruh perangkat HKT yang IMEI-nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler,” tulis Kominfo, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

Ketua Bidang Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI), Syaiful Hayat pada Agustus lalu mengatakan ponsel yang dibeli dari jalur distribusi resmi dipastikan memiliki IMEI yang sudah terdaftar di Kemenperin.

BACA JUGA: Spesifikasi Samsung Galaxy Watch 3 Lengkap

APSI juga berkomitmen jika konsumen yang membeli ponsel di tempat resmi mengalami masalah IMEI, termasuk jika nomor IMEI tidak terdaftar, unit tersebut akan diganti.

Meski pun membeli di tempat yang resmi, Kementerian Perdagangan beberapa waktu lalu meminta masyarakat untuk mengecek nomor IMEI ponsel, yang tercetak di bagian luar kardus kemasan ponsel.

Jika ponsel memiliki dua slot kartu SIM, maka akan terdapat dua nomor IMEI untuk satu ponsel.

Buka situs imei.kemenperin.go.id, dan masukkan nomor IMEI yang tertera di kardus ponsel. Situs ini merupakan basis data IMEI legal, dikelola oleh Kementerian Perindustrian.

Konsumen bisa meminta penjual untuk menguji masing-masing slot kartu SIM untuk melihat apakah ponsel bisa tersambung ke jaringan seluler.

Jika membeli ponsel secara online, sebaiknya konsumen memastikan penjual menjamin IMEI sudah tervalidasi dan terdaftar di basis data Kementerian Perindustrian.

(Agung/ANT)

 

Artikel Lainnya

Modus Latihan Reproduksi, Pria Ini Tega Cabuli Sepupu Sendiri

BOYOLALI,FOKUSJabar.id: Seorang pria beristri di Boyolali tega mencabuli adik...

Kampung Buah Naga Pangandaran Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kampung buah naga di Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran. Jabar menjadi percontohan yang akan dikembangkan. Kampung buah naga tersebut menjadi percontohan juga sangat...

Viral PNS Karaoke Jam Kerja, Oded: Kalau Susah Dibina, Binasakan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Beredar video di grup Whats'App (WA),  sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sedang asyik karoke pada jam kerja. Dalam video yang berdurasi 63 detik tersebut,...

3.233 Pegawai Pemkot Bandung Swab Test, 326 Positif Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, 3.233  Pegawai Pemkot Bandung telah selesai jalani uji usap. Hasilnya, jumlah pegawai yang positif...

TPNPB-OPM akan Tembak Pesawat Sipil yang Lintasi Papua

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) akan menembaki pesawat sipil yang melintas di wilayah Papua, Senin (28/9/2020). Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom...

Kredit Bank bjb Mesra Kuatkan UMKM di Jawa Barat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra) yang merupakan program hasil kolaborasi bank bjb dan Pemerintah rovinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dan menjadi salah satu...

Gratis Ongkir dari JNE di HUT Kota Bandung 210

BANDUNG,FOKUSJabar.id: JNE menyiapkan kado istimewa dalam rangka HUT Kota Bandung ke-210. Ikut memeriahkan hari jadi kota berjuluk Parisj van Java, JNE memberikan promo bebas...