Jumat 25 September 2020

Pangandaran Tidak Akan Terapkan PSBB

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, Jawa Barat tidak akan mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti DKI Jakarta.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata mengatakan, peningkatan kasus positif Covid-19 di daerah lain, tidak mempengaruhi kebijakan di sini.

Baca Juga: PSBB Proporsional Depok Ditetapkan Hingga Akhir September

“Kami tidak akan menerapkan PSBB. Meski begitu, protokol kesehatan tetap diterapkan mengingat Covid-19 belum berakhir,” kata Jeje, Senin (14/9/2020). 

Selain itu, razia masker terus gencar dilakukan sekaligus memberikan pemahaman kepada warga dan wisatawan agar tetap waspada.

“Penggunaan masker dan face shield harus terus dilakukan,” kata Bupati. 

Sejauh ini menurut Jeje, tidak ada kasus terkonfirmasi positif.

“Sementara untuk kasus klaster nikahan di Cimerak semuanya sudah sembuh, juga klaster Padaherang,” ucapnya.

Bupati Jeje mengingatkan para camat hingga perangkat desa untuk lebih skeptis ketika ada tamu dari luar kota.

“Kalau yang tinggal 1 x 24 jam harus di rapid, kalau perlu di swab tes,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yani Achmad Marzuki mengatakan, dalam database Gugus Tugas Covid-19, sudah ada 59 kasus positif dan semuanya sudah sembuh.

“Semuanya sudah sembuh dan yang terkonfirmasi kasus Cimerak pun sudah pulang,” katanya.

Sementata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Untung Saeful Rachman menambahkan, belum ada kebijakan larangan bagi wisatawan luar daerah masuk ke sini. 

“Kita hanya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan Wisatawan untuk menerapkan protokol kesehatan,” kata Untung singkat.

(Agus/Bambang) 

Artikel Lainnya

Covid-19, Muscab ke-VI PHRI Garut Diundur 1 Bulan

GARUT,FOKUSJabar.id: Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Garut,...

178 Pegawai Pemkot Bandung yang Positif Covid-19 Sembuh

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 178 pegawai pemerintah kota Bandung yang terkomfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan negatif Covid-19 atau sembuh setelah menjalani uji usap lanjutan. Sementara sisanya sebanyak...

Podomoro Klaim Bisnis Properti Meningkat di masa Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bisnis properti di masa Covid-19 justru meningkat, padahal beberapa bidang ekonomi sempat terpuruk karena adanya berbagai pembatasan. Hal tersebut terbukti dengan penjualan kawasan hunian...

Pasien Suspect Meninggal, Keluarga Tolak Pemakaman Covid-19

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pasien suspect Corona di Ciamis meninggal dunia, Senin (21/9/2020). Keluarga pasien menolak pemakaman protokol kesehatan. Kendati begitu, mereka siap jika harus tracking swab. Santri...

Arkhan Ghifari Relawan Cilik Covid-19 dari Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Bocah berumur tiga tahun asal Garut, Jabar, Arkhan Ghifari Dzakiandra hebohkan Dunia Maya (Dumay), khususnya pengguna Instagram (IG) melalui tayangan media audiovisual-nya. Video yang...

Bincang Bisnis Bank bjb Berbagi Jurus Sakti Jualan Online

CIREBON,FOKUSJabar.id: Bank bjb aka menggelar Bincang Jumat Bisnis Online Dalam rangka mendorong peningkatan kemampuan pelaku UMKM meningkatkan daya saingnya, Jumat (25/9/2020). Bincang bisnis ini...

Rudy Nyatakan Kabupaten Garut Darurat Covid-19

GARUT,FOKUSJabar.id: Penyebaran virus Corona (Covid-19) terus mengalami peningkatan di Kabupaten Garut dalam per hari. Tercatat, pada hari ini, di satu kampung sebanyak 21 orang...