spot_img
Selasa 13 April 2021
spot_img
spot_img

Ini Tips Merawat Ikan Cupang Biar Sehat dan Ciamik

BANDUNG,FOKUSJabar.co.id: Ikan cupang atau Betta Sp merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama. Jika ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit meski tanpa adanya alat sirkulasi udara dan aerator, ikan ini masih dapat bertahan hidup.

Hal tersebut menjadi alasan ikan cupang banyak digemari dan dipelihara banyak kalangan. Meski memiliki umur yang panjang, perlu juga diketahui cara merawat ikan cupang hias.

BACA JUGA: Ingin Pelihara Ikan Cupang, Ini Tips Memilihnya

Berikut tips merawat ikan cupang dilansir dari berbagai sumber

1. Pilih Ukuran Wadah yang Pas
Ikan cupang dapat hidup di wadah berukuran apa saja, namun lebih baik memeliharanya dalam wadah kecil saja. Wadah bekas camilan seperti toples pun bisa digunakan.

fokusjabar.id tips merawat kan cupang
Wadah ikan cupang. (FOTO: WEB)

Namun jika ingin lebih cantik lagi, kamu bisa memilih akuarium sebagai wadah ikan jenis satu ini. Ukuran akuarium yang digunakan sebaiknya memiliki dimensi 20x15x15 cm. Bisa juga ditambahkan batu-batu kecil atau tanaman palsu agar tampak lebih berwarna.

2. Perhatikan Air yang Digunakan
Air menjadi hal krusial yang perlu diperhatikan dengan baik saat memutuskan memelihara ikan. Apapun jenis ikannya, perlu memerhatikan aspek satu ini karena tiap jenis ikan membutuhkan air yang berbeda-beda.

Untuk ikan cupang, sangat disarankan menggunakan air tawar. Jenis air ini memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan habitat asli ikan ini yaitu sawah dan rawa-rawa.

Untuk membuat ikan cupang lebih nyaman, disarankan pula mendiamkan terlebih dahulu air di ember atau wadah lain sebelum menggantinya secara rutin. Hindari penggunaan kloramin dan klorin karena berbahaya untuk ikan cupang.

Untuk volume air, jika menggunakan wadah tanpa penutup cukup isi air sekitar 40 persen. Hal ini berguna untuk menghindari ikan cupang tidak melompat keluar.

3. Cara Memasukkan/Memindahkan
Perawatan ikan cupang harus dilakukan dengan hati-hati agar mereka tidak mati. Selain itu, jangan ganti air secara drastis. Akan lebih baik jika air lama dicampur dengan yang baru untuk mempermudah penyesuaian diri. Hindari penggunaan jaring ikan karena dapat merusak siripnya yang halus.

4. Mengganti Air dan Membersihkan Wadah
Sebelum melakukan penggantian air atau membersihkan wadah, pindahkan terlebih dahulu ikan cupang ke dalam wadah penyimpanan sementara. Lakukan dengan menggunakan saringan khusus, dan lebih baik tidak menggunakan tangan karena bisa merusak sirip dan ekornya.

Membersihkan wadah dari kotoran dan lendir-lendir yang menempel menjadi salah satu cara agar ikan tetap sehat, tidak terkena jamur atau bahkan mati. Namun harus diingat, jangan pernah mencuci wadah dengan sabun atau deterjen karena dapat meracuni ikan. Cukup bersihkan dengan spons hingga bersih.

Jika Anda menambahkan batu atau aksesori lain, bersihkan juga. Setelah selesai, isi kembali dengan air dan tunggu beberapa saat agar airnya sesuai dengan suhu kamar. Baru masukan kembali ikannya.

fokusjabar.id tips merawat ikan cupang
(FOTO: WEB)

Untuk penggantian air, alangkah baiknya dilakukan minimal 3 hari sekali. Kamu juga bisa mengganti airnya setiap dua hari atau bahkan setiap hari.

Konon ikan akan jauh lebih baik pertumbuhannya jika kita rajin mengganti airnya setiap hari. Jika merasa kesulitan mengganti air atau membersihkan wadah tiga hari sekali karena kesibukan bekerja atau yang lainnya, minimal dilakukan dalam satu minggu sekali secara rutin.

5. Menjemur
Salah satu cara untuk membuat warna ikan bagus adalah dengan menjemurnya. Selain itu, menjemur bisa membuat ikan lebih fresh sekaligus membunuh bakteri dan jamur di kulit ikan dan wadahnya.

Lakukan penjemuran sesekali saja. Khusus untuk ikan cupang berwarna hitam dominan, sebaiknya tidak dijemur karena akan membuatnya panik.

Waktu yang tepat untuk penjemuran dilakukan pukul 8 hingga 10 pagi selama 15-30 menit saja. Jika ikan tampak panik ketika dijemur, cepat pindahkan ke tempat yang teduh hingga merasa nyaman kembali.

6. Pakan Ikan
Memperhatikan jenis makanan menjadi cara lain untuk merawat ikan cupang agar cantik dan makin menarik. Jenis ikan ini lebih tertarik memakan makanan yang mengambang di atas permukaan air.

Karena itu, saat memberi makan, ada baiknya dilakukan sedikit demi sedikit. Jika habis, tambahkan kembali dengan jumlah yang lebih sedikit.

Jika memberi makanan terlalu banyak, kemungkinan besar akan mengotori akuarium atau wadahnya. Air yang kotor pun akan menyebabkan ikan lebih mudah mati karena risiko terkena penyakit yang semakin besar. Untuk itu, hindari pemberian makan terlalu berlebih.

fokusjabar.id tips merawat ikan cupang
Kutu air menjadi salah satu pilihan makanan bagi ikan cupang. (FOTO; WEB)

Untuk jenis makanan bagi ikan cupang sendiri, cukup beragam. Beberapa diantaranya adalah;

– Kutu Air
Makanan jenis ini bisa membuat warna ikan lebih cerah dan badannya tidak buncit. Biasanya banyak penghobi ikan cupang yang menggunakan kutu air kecil dan kutu air raksasa untuk cupang ukuran dewasa.

-Udang
Pemberian udang dipercaya dapat membuat warna ikan jadi lebih cerah dan tajam. Udang yang digunakan biasanya udang kering yang dijual atau menggunakan udang hidup kecil.

-Tanaman Spirulina
Jenis tanaman spirulina tumbuh ditempat yang cukup ekstrim dan mempunyai kandungan gizi yang baik, seimbang dan lengkap.

-Daun Katapang
Makanan ini lebih kepada nutrisi dan vitamin agar ikan lebih segar.

-Daun Jati
Satu lembar daun jati dapat kamu gunakan agar memiliki ekor yang bagus juga cantik.

7. Memberikan Garam Ikan hias
Garam ikan hias berfungsi sebagai penyeimbang osmosis di dalam tubuh ikan hias ini. Pemberian garam pun bisa membantu penyembuhan luka dan menstabilkan tubuh ikan akibat metabolisme tubuhnya yang tidak bekerja dengan benar.

Cara pemberian garam pada ikan ini adalah 0,1 persen dari air atau setara dengan 10

8. Tambahkan Teman
Pada umumnya, ikan cupang bisa hidup di mana saja. Namun, jika ingin menambahkan teman berikan saja ikan matera atau tiger barb atau ikan buntal kerdil. Pasalnya, perilaku mereka yang sama yaitu menggigir sirip ikan lain.

(Ageng/berbagai sumber)

Artikel Lainnya

spot_img