GARUT,FOKUSJabar.id: Bayi yang lahir tanpa tempurung kepala asal Jalan Candramerta II No803, RT001/007, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Slamet, sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (23/8/2020).
Anak pasangan Nissa Aulya Herdiana dan Yosta Marthio Rizky, lahir secara normal pada pukul 07.10 WIB, Sabtu (22/8/2020) kemarin. Usia kandungannya delapan bulan.
Baca Juga: Anggota Brimob Terseret Ombak Pantai Matras
“Hari Minggu dini hari, anak kami meninggal dunia,” kata Yosta.
Menurut dia, sebelumnya tim medis RSU dr Slamet Garut sudah berupaya memberikan perawatan intesif.
“Pasrah dan ikhlas atas kepergian anak Kami. Ini sudah kehendak yang maha kuasa,” kata dia.
Ibunda bayi malang, Nissa Aulya Herdiana pun mengaku pasrah dengan kepergian anaknya. Hanya saja, dia tak menyangka kalau persalinannya bakal dibiayai istri Bupati Garut, Diah Kurniasari Rudy Gunawan.
“Teu nyangki sakedik oge (gak nyangka sedikit pun) kalo biaya persalinannya bakal ditanggung oleh Ibu Diah. Pasalnya, ibu kader yang selama ini membantu tidak berhasil mencari bantuan,” kata Nissa.
“Jazakallah khairan katsiran. Ibu Diah semoga rahmat selamat melindungi kelurga besar Ibu dan Bapak Bupati. Terima kasih atas semua bantuannya,” kata Nissa menambahkan.
Secara terpisah, Diah Kurniasari yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Garut mengimbau kepada seluruh Ibu Hamil (Bumil) agar rutin memeriksakan kandungannya ke Bidan Desa (Bides) atau ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) terdekat.
Menurut Ketua Tim Penggerak PKK Garut ini, bayi tanpa tempurung kepala tersebut diketahui setelah dilakukan Ultrasonografi (USG).
“Saya ikut prihatin dan mengimbau kepada masyarakat agar rutin melakukan pemeriksaan kandungannya,” kata Diah yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional daerah (Dekranasda) Garut.
(Andian/Bambang)


