Minggu 20 September 2020

Pilkades Dibatalkan, Apdesi Ciamis Layangkan Surat Terbuka untuk Presiden

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pilkades Serentak di Kabupaten Ciamis gagal digelar. Kepastian itu didapat setelah Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertemu pihak Kemendagri. Untuk diketahui, Pilkades di Ciamis sudah masuk masa kampanye dan akan menggelar pemilihan di 143 desa pada 15 Agustus 2020. 

Menyikapi hal tersebut Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Ciamis melayangkan surat terbuka untuk Presiden.

Sekretaris Apdesi Kabupaten Ciamis M Adul Haris menilai pembatalan Pilkades Serenatak akan menimbulkan keresahan. Menurut dia, pembatalan dan ketidakpastian akan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. 

“Tentu ini juga akan menghambat program pemerintah desa,” kata Haris, Rabu (12/8/2020). 

BACA JUGA: Pilkades Ciamis Batal Digelar

Apdesi Kabupaten Ciamis, kata Haris, telah melayangkan surat terbuka kepada Presiden RI untuk memberikan pertimbangan agar Pilkades serentak di Kabupaten Ciamis tetap dilaksanakan sesuai tahapan.

Berikut lima poin surat terbuka yang dilayangkan Apdesi Kabupaten Ciamis kepada Presiden: 

  1. Tahapan Pilkades Serentak di 143 Desa 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis sudah dilaksanakan sejak Desember 2019 dengan agenda Pemilihan langsung pada 12 April 2020.
  2. Kemudian ditunda karena Covid-19 dan diagendakan ulang pada 9 Juli 2020 dengan agenda Pemilihan pada pada 15 Agustus 2020.
  3. Persiapan sudah matang tinggal 2 hari lagi pemillihan kepala desa. Jika ditunda menambah beban berat pemerintah desa dan masyarakat desa.
  4. Penundaan Pilkades menimbulkan ke tidak pastian dan keresahan di kalangan masyarakat panitia dan calon kepala desa yang dikhawatirkan berdampak pada terhambatnya program pemerintahan desa.
  5. Pemerintah kabupaten sudah mengintruksikan agar pelaksanaan Pilkades tetap melaksanakan protokol Kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 Kabupaten Ciamis tidak sedang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah.

Pihaknya memandang bahwa Pilkades di Ciamis di bulan Agustus tidak akan mengganggu kepentingan nasional, yakni Pilkada Serentak Desember 2020. Kecuali Pilkades dilaksanakan bulan September. 

(Riza M Irfansyah/Olin)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Nepal Longsor, 11 Tewas dan 20 Orang Hilang

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 11 orang dilaporkan tewas dan 20 lainnya...

Prakerja Gelombang 9 Sudah Dibuka, Ikuti Tahap-Tahap Ini Agar Insentif Cair

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Laman Kartu Prakerja Gelombang 9 telah dibuka, bagi yang sudah mendaftar dan pada Gelombang 8 belum lolos tinggal login di www.prakerja.go.id, Kamis, (17/7/20). Pada...

Langgar Aturan Bersepeda, Anda Bisa Ditilang

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kementrian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan bersepeda, untuk menertibkan pengendara sepeda yang saat ini sedang banyak digandrungi masyarat selama pademi Covid-19. Syarat dan aturan bersepeda...

Satu Warga Binaan Lapas Banjar Positif Covid-19

BANJAR, FOKUSJabar.id: Satu dari 47 warga binaan yang dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Kota Banjar terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (13/9/2020). Mereka pindahan...

Mulai Hari Ini, PSBB Jakarta Diperketat Lagi

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Kebijakan PSBB di Jakarta kembali dipekerketat hari ini, Senin (14/9/2020). Penerapan PSBB kembali ini diterapkan berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 yang diteken...

Kemdikbud Tak Wajibkan Matpel Sejarah di Tahun 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana melakukan penyederhanaan kurikulum yang akan diterapkan pada Maret 2021. Dalam rencana tersebut, mata pelajaran sejarah tidak wajib...

Wamenag: Setop Polemik Penceramah Bersertifikat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sempat gaduh soal polemik sertifikasi bagi penceramah, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akhirnya mengklarifikasi permasalahan tersebut. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan, saat...