Minggu 20 September 2020

Pemkot Banjar Siapkan Sanksi Tegas bagi Pelaku Usaha

BANJAR, FOKUSJabar.id: Pemerintahan Kota (Pemkot) Banjar akan memberikan sanksi tegas dengan melakukan penutupan dalam jangka waktu panjang bagi tempat usaha seperti toko, pasar modern dan lainnya yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana mengatakan, penerapan sanksi administrasi secara resmi akan diterapkan bagi warga yang tidak mengenakan masker atau menerapkan protokol kesehatan. Sanksi itu pun berlaku bagi pelaku usaha di Kota Banjar.

“Jika tempat usaha baik toko, pasar modern dan lainnya tidak menjalankan protokol kesehatan, Pemkot Banjar akan menegur secara lisan, tertulis sampai sanksi penutupan sementara. Yang paling ekstrem, penutupan dalam jangka waktu panjang,” ujar Nana usai Apel Kesiapan Penegakan Covid-19 di Wilayah Kota Banjar, Jumat (7/8/2020).

BACA JUGA: Kota Banjar Terendah Kasus Covid-19 Se-Jawa Barat

Pemkot Banjar tidak memberikan sanksi materi seperti yang dilakukan di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Hal itu dinilai akan membebani masyarakat Kota Banjar.

“Pemkot Banjar tidak terapkan sanksi materi karena itu bisa saja membebani masyarakat, sehingga sanksi dalam bentuk administrasi. Seperti sanksi sosial seperti bersih bersih,” kata Nana.

Sanksi administrasi yang paling tegas, lanjut dia, dengan menyita identitas atau KTP pelanggar. Saat mengambil kembali identitas atau KTP di gugus tugas, para pelanggar akan kembali diimbau untuk menerapkan aturan protokol kesehatan.

“Nanti kita akan keliling lagi mensosialisasikan ini, tapi konteknya masih disusun dulu. Kita melakukan kegiatan harus sesuai peta yang ada, jadi sasarannya jelas mana yang harus kita garap, jangan sampai salah garap,” ujar Wakil wali kota.

Nana mengatakan, Pemkot Banjar akan menentukan titik sasaran atau rencana aksi yang akan dilakukan. TNI, Polri dan Forkopimda serta seluruh komponen terkait pun harus tetap bersinergi sehingga penanganan Covid-19 di Kota Banjar bisa berjalan dengan baik.

“Dari awal penanganan sudah bagus sehingga transmisi lokal kita bagus. Virus ini tidak menyebar ditengah-tengah wilayah kota Banjar, karena itu kita harus menjaga agar migrasi virus tidak terbawa dari luar ke Kota Banjar,” ujar Nana.

(Budiana/Ageng)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Rudy Nyatakan Kabupaten Garut Darurat Covid-19

GARUT,FOKUSJabar.id: Penyebaran virus Corona (Covid-19) terus mengalami peningkatan di...

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Negatif Covid-19

CIREBON,FOKUSJabar.id: Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitria Pamungkaswati dinyatakan negatif Covid-19 usai menjalani tes swab. Berdasarkan hasil pemeriksaan tes RT-PCR Diagnosis Covid-19 No. 02763/LK-PA/IX/2020 yang...

8 Jurus Ampuh Atasi Insomnia

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Insomnia atau gangguan tidur di malam sangat mengganggu. Pasalnya, tidur merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting dan harus dicukupi. Orang yang mengidap insomnia umumnya...

Pembelajaran Tatap Muka dilakukan SMAN 1 Banjar

BANJAR,FOKUSJabar.id: SMA di Kota Banjar memulai sekolah dengan pembelajaran tatap muka, Senin (14/9/2020). Setelah beberapa bulan kemarin sekolah menggunakan sistem daring atau pembelajaran jarak...

Pemain Persik Positif Covid-19, Ini kata Persib Pelatih Robert Rene Albert

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert angkat bicara terkait satu pemain Persik Kediri, Andri Ibo, dinyatakan positif terpapar Covid-19.  Robert mengatakan, bahwa hal tersebut...

Ratusan Massa di Tasikmalaya Tolak Deklarasi KAMI

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan massa yang tergabung dalam Paguyuban Warga Tasikmalaya Bersatu berunjukrasa di kawasan Taman Makam Pahlawan Karoeng, Jalan Sutisna Senjaya, Empangsari, Kecamatan, Tawang Tasikmalaya,...

BMKG: Senin, 14/9/2020 Malam Jakarta Diprediksi Hujan

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan langit Jakarta akan didominasi oleh cuaca cerah berawan, namun akan diguyur hujan pada Senin (14/9/2020) malam. BMKG...