Selasa 22 September 2020

Polisi Sudah Periksa 23 Saksi Kasus Pembunuhan Editor Metro TV

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Sebanyak 23 orang saksi telah diperiksa pihak penyidik kepolisian terkait kasus pembunuhan editor Metro TV, Yodi Prabowo.

“Sudah 23 saksi yang dilakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2020).

Yusri menjelaskan, 23 saksi yang telah dimintai keterangan dalam kasus tersebut adalah orang-orang terdekat korban. Termasuk rekan-rekan kerja korban.

“23 saksi tersebut adalah orang-orang terdekat dan orang-orang yang memang dianggap perlu oleh penyidik untuk diambil keterangannya termasuk orang kantornya di Metro TV,” ujar Yusri.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Sidik Jari di Barang Bukti Pembunuhan Editor Metro TV

Yusri mengatakan, salah satu saksi yang diperiksa adalah kekasih korban yakni Suci Fitri Rohmah. Meski demikian, Yusri belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut terkait pemeriksaan Suci karena proses penyidikan yang masih berjalan.

Pada kesempatan terpisah, Suci Fitri Rohmah mengatakan, dirinya telah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

“Saya diperiksa (polisi) sebagai saksi pada Jumat (10/7) dan Sabtu (11/7),” kata Suci Fitri Rohmah.

Namun Suci tidak mengingat jumlah pertanyaan yang disampaikan petugas penyidik Polrestro Jakarta Selatan.

Selain itu, pihak kepolisian pun mengungkapkan hasil otopsi terhadap korban. Polisi menyebut ada luka tusukan benda tajam di bagian leher sebagai penyebab utama kematian editor Metro TV tersebut.

“Hasil otopsi RS Polri Kramat Jati penyebab utamanya tusukan di leher,” kata Yusri.

Tidak jauh dari lokasi tempat jasad korban ditemukan, petugas menemukan sebilah pisau dapur.

Dugaan sementara, pisau dapur tersebut adalah senjata yang digunakan pelaku pembunuhan Yodi.

(ars/ant)

Artikel Lainnya

Menkop dan UKM Dukung Program Kewirausahaan PTI

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menkop dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki mengatakan,...

Pencegahan Penyebaran Covid-19 Harus Dilakukan Bersama-sama

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menilai penanganan pandemi Covid-19 tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. Keterlibatan komunitas dari level terkecil untuk melakukan pengawasan...

Bincang Bisnis Online Bank bjb, Trik Promosi Jualan Laris

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bank bjb akan membantu berikan solisi  Kebutuhan akan penggunaan platform digital sebagai media pemasaran mutlak diperlukan untuk mendongkrang bisnis di zaman kiwari. Lewat pemanfaatan...

Cara Download Football Manager 2020 Gratis

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Epic Games Store membagikan Football Manager 2020 atau FM 2020 seraca gratis, Jumat (18/9/2020). Football Manager 2020 bakal digratiskan hingga 24 Desember 2020. Anda...

PM Gatra Gelar Musdes CDOB di Desa Karyasari Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: PM Gatra gelar Musyawarah Desa (Musdes) bertempat di Aula Desa Karyasari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jabar, Kamis (17/9/2020). Musdes tersebut sebagai syarat administratif pengusungan...

Kadis Pertanian Pangandaran Angkat Bicara Soal Pemanggilan Bawaslu

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Jabar, Sutriaman angkat bicara soal simbol postingan akun instagram yang diduga merupakan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Kemdikbud Tak Wajibkan Matpel Sejarah di Tahun 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana melakukan penyederhanaan kurikulum yang akan diterapkan pada Maret 2021. Dalam rencana tersebut, mata pelajaran sejarah tidak wajib...