Selasa 1 Desember 2020

Per 1 Juli, KA Ranggajati Batalkan Keberangkatan

CIREBON, FOKUSJabar.id: Mulai 1 Juli 2020, Kereta Api (KA) Ranggajati relasi Cirebon ke Jember PP dibatalkan. Pembatalan dilakukan karena rendahnya okupansi penumpang selama dioperasikan.

“Pembatalan KA ini didasari karena rendahnya okupansi penumpang,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Luqman Arif di Cirebon, Senin (29/6/2020).

Pembatalan perjalanan KA Ranggajati, kata Luqman, dimulai per 1 sampai dengan 31 Juli 2020. Selama 17 hari beroperasi dari 12 sampai dengan 28 Juni 2020, KA Ranggajati hanya melayani penumpang naik sebanyak 448 orang.

BACA JUGA: Genjot Okupansi Hotel Pasca PSBB, PHRI Jabar Siapkan Diskon 

“Dengan begitu, rata-rata dalam sehari KA ini hanya mengangkut 26 penumpang yang naik dari Stasiun Cirebon,” tambah Luqman.

Dengan dibatalkannya perjalanan KA Ranggajati, maka KAI wilayah Daop 3 Cirebon hanya mengoperasikan total delapan perjalanan KA atau 6 persen dari total 134 KA penumpang reguler.

Delapan KA yang beroperasi tersebut yaitu KA Bengawan berjumlah dua, dua KA Tegal Ekspres dan empat KA Kaligung.

Kebijakan pembatalan maupun pengoperasian kembali perjalanan KA ini akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan.

KA Ranggajati fokusjabar.id
KA Ranggajati. (FOTO: NET)

“KAI memohon maaf kepada calon penumpang KA atas pembatalan perjalanan KA Ranggajati per 1 Juli mendatang,” tegasnya.

KA Ranggajati merupakan layanan kereta api kelas eksekutif dan bisnis yang dioperasikan PT KAI untuk melayani lintas Cirebon–Jember melalui Yogyakarta–Surabaya Gubeng dan sebaliknya.

Kereta api ini mulai beroperasi pada 1 November 2016 ini dan menempuh jarak sejauh 800 km dalam waktu rata-rata 15 jam 17 menit.

Nama ‘Ranggajati’ diambil dari nama seorang tokoh Cirebon, Ki Gede Ranggajati yang merupakan salah satu tokoh penyebar agama Islam di Cirebon dan turut andil dalam mendirikan wilayah Sumbe yang menjadi ibu kota Kabupaten Cirebon. Sebelumnya, nama ini terlebih dahulu diabadikan menjadi nama stadion sepak bola yaitu Stadion Ranggajati.

(ars/ant)

Artikel Lainnya

Ilmuan Nuklir Iran Dibunuh, Mantan Kepala CIA Geram

AMERIKA SERIKAT,FOKUSJabar.id: Mantan kepala Central Intelligence Agency (CIA) AS,...

IDI Jabar: Penerapan Prokes 3M Belum Optimal

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kasus Covid-19 terus meningkat, hal tersebut menjadi indikasi kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat dr...

Jelang Sekolah Tatap Muka, SMP di Ciamis Bentuk Satgas Covid-19 Sekolah

CIAMIS,FOKUSJabar.id: SMPN 1 Ciamis membentuk Satgas Covid-19 Sekolah menjelang kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang membolehkan sekolah tatap muka di tahun 2021. Kepala SMP Negeri 1...

Zalnando Tunggu Kepastian Kick Off Liga 1 2020

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bek Persib Bandung, Zalnando masih menunggu informasi mengenai kepastian kick off kompetisi yang rencananya akan digelar pada awal Februari 2021. Zalnando menambahkan, tidak terlalu...

Emil Perpanjang PSBB Bodebek Hingga 23 Desember

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) memperpanjang kembali masa PSBB proporsional di wilayah Kota Bogor, Depok, Bekasi dan Kabupaten Bogor juga Bekasi (Bodebek)....

Tren Covid-19 Meningkat, Bupati Pastikan Pilkades Ciamis Tetep Digelar

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memastikan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tetap akan digelar 19 Desember 2020 mendatang kendati tren kasus Covid-19 di Kabupaten...

Emil: Tokoh Publik Terpapar Covid-19 Umumkan Secara Resmi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) mengatakan, memang sebaiknya semua pemimpin komunitas atau tokoh publik yang terpapar Covid-19 mengumukan secara resmi kondisi kesehatannya. Hal tersebut...