spot_img
Minggu 3 Juli 2022
spot_img
More

    Dinilai Gagal, Unilever dan Coca Cola Stop Iklan di Facebook

    BANDUNG, FOKUSJabar.id: Coca Cola dan Unilever memboikot Facebook dengan tidak memasang iklan pada platform itu, Sabtu (27/6/2020).

    Boikot yang dilakukan merupakan bentuk protes setelah Facebook dinilai gagal mengatasi ujaran kebencian.

    Setidaknya, ada 12 perusahaan besar yang memboikot Facebook. Beberapa diantaranya adalah Unilever, rumah produksi Magnolia Pictures, Coca Cola dan produsen perlengkapan outdoor The North Face.

    Unilever menyatakan akan menarik iklan dan memboikot iklan di Facebook sampai akhir 2020.

    “Saat ini melanjutkan iklan di platform ini (Facebook) tidak akan berguna bagi masyarakat. Kompleksitas lanskap budaya saat ini menempatkan tanggung jawab baru sebuah merek untuk belajar, merespons dan bertindak untuk mendorong ekosistem digital yang aman,” pernyataan Unilever, seperti dilansir CNN.

    BACA JUGA: Pembebasan Bersyarat John Kei Dicabut

    Sementara, The North Face menyatakan ikut memboikot Facebook melalui twitter. Keputusan mereka juga berlaku pada jejaring media sosial instagram yang dimiliki oleh Facebook.

    “The North Face menghentikan semua kegiatan dan iklan berbayar di Amerika Serikat dengan Facebook sampai kebijakan yang lebih ketat untuk menghentikan konten rasis, kekerasan, kebencian dan informasi tidak benar yang beredar di platform itu,” pernyataan The North Face.

    Vice President Global Business Group Facebook, Carolyn Everson mengatakan, pihaknya menghormati keputusan sejumlah perusahaan atau merek yang memboikot mereka.

    “Kami sangat menghormati apa pun keputusan merek dan fokus pada pekerjaan penting untuk menghilangkan ujaran kebencian dan memberikan informasi pemungutan suara yang kritis,” kata Everson.

    Sedangkan Coca Cola, sebagai salah satu brand yang kuat dalam dunia periklanan global mengumumkan akan menangguhkan iklan di media sosial selama 30 hari.

    “Tidak ada tempat untuk rasisme di dunia dan tidak ada tempat untuk rasisme di media sosial,” kata James Quincey, CEO The Coca-Cola Company.

    Selain tiga perusahaan di atas, perusahaan yang ikut memboikot Facebook adalah Arc’teryx, Ben & Jerry’s, Dashlane, Eddie Bauer, Eileen Fisher, Patagonia, REI, Upwork dan Verizon

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img