JAKARTA, FOKUSJabar.id: Open House yang biasa di lakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Jokowi maupun para menteri pada momen Idulfitri tidak akan di gelar pada tahun ini.
“Untuk mematuhi pendisiplinan sesuai peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tidak ada penyelenggaraan open house Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah di Istana Presiden dan di Istana Wakil Presiden,” kata Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, Sabtu (23/5/2020).
Biasanya, Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Jokowi yang terkadang di dampingi wakil presiden rutin mengadakan open house di setiap gelaran Idul Fitri. Baik di Istana Negara Jakarta atau di Istana Kepresidenan Bogor.
BACA JUGA: Presiden Dorong Masyarakat Silaturahmi namun Dengan Virtual
“Open house Hari Raya Idul Fitri 1441 H di kantor kementerian dan lembaga, termasuk di rumah para menteri dan kepala lembaga di mana pun selama berlakunya PSBB, tidak akan di selenggarakan,” tegas Fadjroel.
Keputusan tersebut, berdasarkan arahan Presiden Jokowi yang di sampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Jumat (22/5/2020).
Meski demikian, Presiden Jokowi tetap mendorong tradisi silaturahim saat Lebaran untuk terus di lakukan meskipun tidak secara tatap muka.
Silaturahim bisa di lakukan secara virtual dengan memanfaatkan berbagai media dan teknologi.
Tidak adanya pelaksanaan open house pun di lakukam para pimpinan DPR RI.
“Pimpinan DPR RI tidak mengadakan open house pada hari raya tahun ini,” kata Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar.
Kebijakan sesuai dengan arahan pimpinan DPR sekaligus mematuhi aturan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
BACA JUGA:
Rumah Amal Salman dan Paragon Kirim Ratusan Bingkisan Lebaran ke Sumatera
“Langkah ini untuk tetap mematuhi aturan PSBB dan menjaga protokol waspada COVID-19 yang telah di keluarkan Pemerintah,” tegasnya.
Hari Raya Idul Fitri tahun 1441 Hijriah di tetapkan pemerintah pada hari Minggu (24/5/2020), sesuai hasil sidang isbat yang di pimpin Menteri Agama Fachrul Razi.
(ars/ant)



