SEMARANG, FOKUSJabar.id: Dalam memperingati hari Kebangkitan Nasional dan di tengah-tengah pandemi Covid-19. Badan Intelijen Negara (BIN) menggandeng Bawaslu Kota Semarang melakukan bakti sosial dengan membagikan masker gratis bersama dinas perhubungan darat kota Semarang.
Bagi-bagi ribuan masker di lakukan di berbagai tempat area umum. Terutama sektor Terminal Terboyo, Mangkang, Terminal Grobogan Purwodadi dan lainnya. Kegiatan bagi masker di lakukan sejak tanggal 20-22 Mei 2020.
Menurut Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhammad Amin, kerjasama melakukan bakti sosial di saat pemerintah melakukan kebijakan untuk menjaga jarak guna mencegah masih luasnya penyebaran virus Covid-19.
“Ya, kerja bareng tepatnya dalam rangka bakti sosial kepada masyarakat secara langsung. Namun tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah di canangkan, ” kata Amin. Jumat (22/5/2020)
Amin menuturkan, bahwa memang awalnya rute bagi-bagi masker adalah pasar-pasar tradisional, terminal yang ada di Kota Semarang dan kerumunan massa yang di lihat tidak atau belum memakai masker.
“Kami lihat masih ada sejumlah warga yang belum menggunakan masker,” katannya.
Amin mengatakan, bahwa dengan di ajaknya Bawaslu sebagai partner akan sangat berguna dan membantu masyarakat secara langsung guna mengurangi dan mencegah pandemi Covid-19.
“Program yang sangat bagus dan kami berharap tidak berhenti pada pembagian masker saja. Namun program-program yang memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang bahayanya wabah ini dan masyarakat punya kesadaran untuk menjaga kebersihan minimal di lingkup terkecil mereka,” katanya.
BACA JUGA: Ormas PP Rancah Bagikan Takjil dan Masker Gratis kepada Pengendara
Sedangkan Budi Susilo dari Dishub sektor Terminal Ungaran saat di temui di lapangan mengatakan, kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktifitas keluar rumah cukup baik. Namun masih terdapat beberapa anggota masyarakat yang lalai, sehingga perlu di ingatkan.
“Masyarakat itu harus sadar menggunakan masker tidak hanya waktu sekarang covid. Tetapi masker untuk jaga kesehatan. Masker ini sangat membantu bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu di temuai di tempat terpisah Kepala Seksi (Kasi) Terminal Grobogan Purwodadi Mulyono mengatakan, sebagian masyarakat yang beraktifitas di ruangan masih di jumpai ada yang tidak menggunakan masker karena beberapa hal yang berbeda. Di antaranya karena kurang disiplin atau sebab lainnya.
“Disekitar sini masih dijumpai masyarakat yang tidak pakai masker bagi bagi masker ini bagus mengajak masyarakat disiplin,” katanya.
(Husen/AS)


