spot_imgspot_img
Sabtu 28 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Di Tengah COVID-19 Belanja Di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya bisa Online

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Masyarakat kota Tasikmalaya dimudahkan untuk berbelajan di tengah pandemik virus corona (Covid-19), pasalanya berbelanja ke pasar induk Cikurub bisa melalui sistema dengan aplikasi tokopedia.

Hal ini merupakan terobosan baru bagi pemerintah kota Tasikmalaya dengan bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok tanpa harus keluar rumah ditengah pandemi wabah virus corona saat ini.

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, belanja sistem online saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar untuk menyongsong era 4.0 dan selaras dengan program Pemkot Tasikmalaya Tasik Berbudaya Digital (Berbudi).

“ini terobosan baru Pemerintah guna memudahkan masyarakat melakukan transaksi belanja online sembako, kita mengajak masyarakat berbelanja aman dari rumah secara digital, belanja aman, hindari penularan Covid-19,” kata Budi Budiman, Kamis (23/04/20) petang tadi.

Baca juga: Ini Skenario Larangan Mudik dari Pemprov Jabar

Budi menjelaskan, dikala saat ini masyarakat, khususnya kaum milenial enggan berbelanja ke pasar tradisional karena berbagai hal semisal kumuh, ketinggalan mode, bau dan lainya, namun dengan sistem belanja online melalui aplikasi tokopedia, semua bisa menjelajahi pasar tradisional.

“Semua dengan tenang memenuhi kebutuhan pangannya dengan layanan digital, mendukung anjuran Pemerintah untuk dirumah saja, belajar dirumah, bekerja dari rumah serta berbelanja dari rumah,” kata Budi.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Heru Saptaji menjelaskan, sistem belanja online di pasar tradisional Cikurubuk sebagai upaya bersama pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19 sekaligus dalam pengendalian inflasi.

“Belanja digital di pasar Cikurubuk, akan mendorong masyarakat untuk bertransaksi non tunai sebagai implementasi program Bank Indonesia (BI) Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) melalui dompet digital dan transfer,” ucapnya.

Menurut Heru, dengan sistem belanja online di pasar, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pendapatan pedagang pasar tradisional.

“Ini memungkinkan adanya transaksi belanja dari luar Kota, sehingga meningkatkan perputaran uang dan mendorong arus masuk uang dari luar masuk ke Kota,” ucapnya.

(Seda/As)

spot_img

Berita Terbaru