spot_imgspot_img
Sabtu 13 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pendeteksi Virus Corona Harus Ada Di Pangandaran

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejak Presiden Joko Widodo mengatakan dua WNI positif Corona, dan tinggal di Indonesia, Pemerintah Jawa Barat melakukan berbagai langkah antisipasi, dengan berbagai himbauan. 

Gubenur Jawa Barat mengimbau kewaspadaan. Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB Johan Jouhar Anwari pun turut mengatakan, corona menyebar karena ada kontak atau hubungan antar manusia. 

“Tempat keramain bisa saja memiliki kecenderungan. Kewaspadaanya harus lebih baik. Seperti Pangandaran atau tempat wisata lain, kewaspadaan pemerintah di sana memantau mobilisasi wisatawan harus lebih tinggi,” kata Johan, usai pelantikan pengurus GP Anshor Ciamis, di Gedung Puspita, Selasa (03/03/2020). 

Pangandaran tidak hanya didatngi wisatawan domestik tetapi juga dari luar negeri. Maka kata dia, kesiagaan Pangandaran harus lebih ekstra. 

“Alat pendeteksi suhu harus ada di sana. Untuk mengetahui suhu tubuh seseorang. Nah yang suhu tubuhnya tinggi, itu bisa dilanjut ke tahap pemeriksaan permulaan,” ujar Johan. 

Itu dikatakan Johan karena riwayat dua WNI yang positif, itu dari kontak atau pertemuan dengan rekannya yang berasal dari Jepang. 

Kendati demikian Johan berharap warga di Jawa Barat tetap tenang dan tidak tegang. “Jangan juga mudah memakan pemberitaan yang keliru dan belum tentu benar,” kata dia.

Johan mengatakan dirinya pernah berkunjung ke Korea, di sana dia melihat situasi yang tidak menegangkan, seperti yang dia baca di berita.

“Saya ke Korea, situasinya biasa saja. Tapi kalau lihat berita, saya merasa tegang,” kata Johan.

Johan juga meminta kepada wartawan untuk tidak terlalu mencari judul-judul yang sensasional tentang virus corona.

Jika perlu, berita atau artikel untuk meningkatkan kekebalan tubuh, tulisan kesehatan diperbanyak. (DH)**

spot_img

Berita Terbaru