Minggu 20 September 2020

Tinjau Pelatda NPCI, Kadispora Optimis Jabar Bisa Pertahankan Juara Umum Peparnas XVI

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Engkus Sutisna mengaku bangga dengan optimis dengan persiapan yang dilakukan National Paralimpic Committee Indonesia (NOCI) Jabar untuk menghadapi gelaran Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI tahun 2020 di Papua. Target untuk mempertahankan gelar juara umum optimistis bisa tercapai.

Hal tersebut diungkapkan Engkus usai meninjau langsung pelaksanaan latihan atlet NPCI Jabar di Kota Bandung, Rabu (5/2/2020). Engkus melihat langsung pelaksanaan latihan atlet di cabang olahraga atletik, renang, angkat berat, bulutangkis, dan judo. Termasuk meninjau tempat istirahat atlet di Elcavana Hotel, Jalan Pasirkaliki Kota Bandung.

“Saya cukup bangga dengan persiapan yang dilakukan dan melihat semangat luar biasa yang diperlihatkan temen-temen atlet NPCI Jabar. Dengan bekal, saya yakin kita bisa pertahankan juara umum di Peparnas XVI,” ujar Engkus.

Engkus mengakui jika sempat ada keraguan untuk bisa mempertahankan titel juara umum Peparna akibat aturan baru yang diterapkan NPCI Pusat. Yakni larangan atlet eks pelatnas untuk tampil di Peparnas XVI di lebih dari satu kelas di cabang olahraga yang diikutinya.

“Tapi saya yakin keraguan itu akan terkikis dan hilang setelah melihat semangat atlet dan persiapan yang dilakukan NPCI Jabar,” tambahnya.

Untuk itu, lanjutnya, mau tidak mau dan suka tidak suka, maka atlet lapisan kedua harus siap. NPCI Jabar pun menyebut jika pelaksanaan pelatda Peparnas XVI Jabar saat ini memfokuskan bagaimana atlet lapisan kedua ini justri bisa menjadi andalan.

“Jadi tidak semata-mata mengandalkan atlet yang di pelatnas karena kita ketahui bersama jika kontribusi Jabar untuk Indonesia itu cukup signifikan,” terangnya.

Pada kesempatan peninjauan tersebut, Engkus pun menyampaikan harapan dan arahan dari Gubernur Jabar yang menginginkan atlet Jabar bisa tampil optimal dan tidak menjadikan lawan sebagai musuh. Baik di ajang Peparnas XVI maupun PON XX tahun 2020 di Papua.

“Tapi bagaimana menjadikan lawan sebagai kawan, terlebih tuan rumah Papua. Pak gubernur sendiri sering menyampaikan meski tuan rumah PON XX itu Papua tapi harus serasa di Jabar. Artinya, kita ingin jalin kebersamaan dan silaturahmi dengan tuan rumah Papua dan saling mendukung,” tegasnya.

Sementara Ketua NPCI Jabar, Supriyatna Gumilar menuturkan jika pelaksanaan Pelatda Peparnas XVI NPCI Jabar sudah dilakukan sejak bulan Januari 2020 lalu. Sejak awal pelaksanaan, para atlet sudah masuk dalam kamp sentralisasi di tiga daerah yakni Kota Bandung, Kabupaten Kuningan, dan Kota Bogor.

“Kita pun siapkan pelayanan prima bagi atlet selama 10 bulan pelaksanaan pelatda sebelum berangkat ke Papua. Mulai dari transportasi atlet, konsumsi, akomodasi hingga pelaksanaan latihan. Hingga saat ini, tidak ada atlet yang mengeluh dan mereka semua berlatih dengan semangat tinggi,” ujar Supriyatna.

Saat ini, lanjutnya, jumlah atlet yang tergabung di Pelatda Peparnas XVI NPCI Jabar masih berjumlah 240 orang minus 40 atlet yang di pelatnas. Ke-40 atlet di pelatnas NPCI akan bergabung pad abulan April 2020 usai tampil di ajang Asean Paragames di Manila. 

“Ke-240 atlet yang saat ini di pelatda berasal dari 12 cabang olahraga setelah dua cabang olahraga yakni goal ball dan bola voli duduk batal digelar di Peparnas XVI karena ketidaksiapan tuan rumah Papua. Di bulan Juli 2020, kita akan tetapkan atlet 100 persen yakni sebanyak 230 atlet. Jadi atlet yang saat ini di pelatda tidak otomatis akan masuk sebagai tim inti karena kita masih terapkan sistem promosi degradasi hingga Juli 2020,” pungkasnya. 

 

(Ageng)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

4 Hari Berturut-turut Saham Prancis Untung

PARIS,FOKUSJabar.id: Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu...

Resmi Dilantik, PP PBVSI Yakin Rudy Bawa Bola Voli Jabar Makin Berprestasi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menaruh asa kepada pengurus PBVSI Jabar untuk terus memberikan kontibusi positif terhadap perkembangan olahraga...

Kemdikbud Tak Wajibkan Matpel Sejarah di Tahun 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana melakukan penyederhanaan kurikulum yang akan diterapkan pada Maret 2021. Dalam rencana tersebut, mata pelajaran sejarah tidak wajib...

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Negatif Covid-19

CIREBON,FOKUSJabar.id: Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitria Pamungkaswati dinyatakan negatif Covid-19 usai menjalani tes swab. Berdasarkan hasil pemeriksaan tes RT-PCR Diagnosis Covid-19 No. 02763/LK-PA/IX/2020 yang...

Saham Inggris Rebound, FTSE Melonjak 1,32 Persen

LONDON,FOKUSJabar.id: Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa (15/9/2020) kemarin, rebound dari penurunan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London...

Podomoro Klaim Bisnis Properti Meningkat dimasa Pendemi Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bisnis properti dimasa pandemi Covid-19 justru meningkat, padahal beberapa bidang ekonomi sempat terpuruk karena adanya berbagai pembatasan. Hal tersebut terbukti dengan penjualan kawasan hunian...

Di Kota Banjar 1 Hari Pasien Positif Corona Bertambah 5 Orang

BANJAR,FOKUSJabar.id: Dalam satu hari kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Banjar bertambah sebanyak lima orang diantaranya dua orang tenaga kesehatan (Nakes) dan tiga orang...