Senin 21 September 2020

Virus Corona Ganggu Produksi iPhone

BANDUNG, FOKUSJabar.id:  Virus Corona yang melanda Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China menganggu  produksi iPhone. Sebab,  hampir seluruh iPhone yang didistribusikan di seluruh dunia dibuat oleh Hon Hai Precision Industry Co, Ltd atau Foxconn yang berada di Kota Zhengzhou, China.

Kota Zhengzhou yang diketahui sebagai Kota iPhone yang berjarak kurang lebih sekitar 500 kilometer dari Kota Wuhan, yakni pusat penyebaran virus Corona yang mana telah merenggut lebih dari 100 korban jiwa.

Dilansir dari Bloomberg, karyawan Foxconn hingga saat ini belum kembali lakukan aktifitas produksi industri pasca liburan Tahun Baru China, dikarenakan perusahaan beri pengumuman agar libur lebih lama guna pencegahan penularan Virus Corona

Pada kondisi tersebut, otoritas China telah berlakukan pembatasan perjalanan serta lakukan karantina kepada seluruh penduduk di kota Wuhan yang mencapai 11 juta jiwa.

Apple memiliki kurang lebih 10 ribu karyawan di China yang tersebar di seluruh entitas ritel dan perusahaan, sedangkan Pekerja yang memproduksi iPad, iPhone, dan Apple Watch mencapai jutaan orang.

“Gangguan rantai pasokan adalah kekhawatiran jika karyawan di seluruh Foxconn dan hub manufaktur komponen lainnya di China dibatasi,” kata analis Dan Ives dari Wedbush Securities Inc, dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (29/1/20).

“Jika wabah China menjadi lebih menyebar, itu dapat berdampak negatif pada rantai pasokan dan membuat investor utama khawatir,” ujarnya

Apple memprediksi dampak lalu lintas pemasok dan ritel yang terganggu akibat virus Corona sekitar US$63-67 miliar.

Perkiraan tersebut lebih tinggi dari analis yang memperkirakan sebesar US$62,4 miliar.

Saat ini, Foxconn tengah memantau situasi dan mengikuti aturan kesehatan yang diintruksikan oleh pemerintah China, Meski demikian, mereka tetap memastikan akan melaksanakan kegiatan produksinya.

“Kami dapat mengkonfirmasi bahwa kami memiliki langkah-langkah untuk memastikan bahwa kami dapat terus memenuhi semua kewajiban manufaktur global,” kata juru bicara Apple.

(Candra/dar)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Rudy Nyatakan Kabupaten Garut Darurat Covid-19

GARUT,FOKUSJabar.id: Penyebaran virus Corona (Covid-19) terus mengalami peningkatan di...

PM Gatra Gelar Musdes CDOB di Desa Karyasari Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: PM Gatra gelar Musyawarah Desa (Musdes) bertempat di Aula Desa Karyasari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jabar, Kamis (17/9/2020). Musdes tersebut sebagai syarat administratif pengusungan...

Wali Kota Bandung: Tidak Bisa Senaknya Berikan Kesimpulan Terkait Masker Scuba dan Buff

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Soal larangan penggunaan masker scuba dan buff, Wali Kota Bandung, Jabar, Oded M Danial mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan dinas terkait. "Nanti...

Kadis Pertanian Pangandaran Angkat Bicara Soal Pemanggilan Bawaslu

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Jabar, Sutriaman angkat bicara soal simbol postingan akun instagram yang diduga merupakan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diberi HandPhone oleh Gubernur Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Odading Mang Oleh viral di media sosial setelah dipromosikan Ade Londok dengan gaya khasnya. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) dan istrinya, Atalia Praratya...

Tak Bermasker, Dokter di Kabupaten Ciamis Terjaring Razia

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seorang dokter di Kabupaten Ciamis terjaring razia yustisi penerapan protokol kesahatan, di jalan Jendral Sudirman Kabupaten Ciamis, Jabar. Selasa (15/9/2020). Kejadian itu bermula ketika...

Mantan Kades Nagarajaya Ciamis Ditangkap Polisi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sat Reskrim Polres Ciamis ungkap kasus korupsi dan menahan seorang pelaku berinisial AH (50), mantan Kades Nagarajaya, Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, Jabar. Menurut Wakapolres...