spot_img
Minggu 19 Mei 2024
spot_img
More

    PDAM Tirtawening Kembali Hadiahkan Umroh dan Beasiswa bagi Karyawannya

    BANDUNG, FOKUSJabar.id: Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan apresiasi atas kinerja baik pegawainya dengan memberikan tiket umroh dan bantuan dana pendidikan. Pengundian tiket umroh serta beasiswa ini dilakukan di hadapan 900 pegawainya.

    Direktur Utama PDAM Tirtawening, Soni Salimi menuturkan, kegiatan pemberian tiket umroh gratis dan beasiswa ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun oleh perusahaan. Kegiatan ini menjadi salah satu apresiasi perusahaan atas kinerja pegawai yang sudah baik.

    “Setiap tahun, kita selalu memberikan hadiah umroh dan beasiswa bagi pegawai. Ini budaya yang baik, jadi kita terus pertahankan,” ujar Soni, Senin (27/1/2020).

    Pada tahun 2020, perusahaan menyiapkan sebanyak 15 tiket umroh dan 50 beasiswa bagi para pegawainya. Selain 15 tiket umroh yang disiapkan perusahaan, Sonny mengaku beberapa mitra perusahaan ikut berpartisipasi menyediakan tiket umroh tambahan.

    “Selain itu, ada juga yang menggunakan dana pribadi untuk ikut umroh bersama-sama. Ya, mudah-mudahan bisa mencapai 40 orang yang umroh bersama PDAM Tirtawening,” tambahnya.

    Sementara untuk beasiswa, lanjutnya, diberikan kpada 50 orang pegawai yang masing-masing mendapatkan bantuan Rp1 juta per bulan selama satu tahun. Beasiswa ini diharapokan bisa membantu meringankan beban pegawai dalam hal biaya pendidikan keluarganya.

    Soni menegaskan, hadiah umroh maupun beasiswa yang disiapkan PDAM Tirtawening untuk para pegawainya tidak berkaitan dengan surplus dan defisit perusahaan. Hadiah diberikan sebagai bentuk reward and punishment perusahaan bagi pegawainya.

    “Jadi bagaimana kita memberi penghargaan kepada teman-teman pegawai yang sudah memberikan dedikasinya kepada perusahaan. Penghargaan tersebut pun tidak harus selalu materi tapi bisa dalam bentuk pembinaan salah satunya pembinaan mental melalui hadiah umroh ini,” tuturnya.

    Soni mengakui jika pihaknya belum memiliki alat atau tool yang bisa mengukur kinerja pegawai dengan baik dan akurat. Namun melihat trend positif perusahaan merupakan hasil dari kinerja yang baik semua elemen di perusahaan.

    “Perusahaan memperlihatkan trend laba setiap tahun di kisaran angka Rp40 milyar dan itu membuktikan jika semua pegawai sudah melakukan kinerja diatas rata-rata. Untuk pegawai yang mendapatkan hadiah umroh, diharapkan bisa menjadi agen perubahan dan panutan di lingkungan keluarga, lingkungan kerja serta masayakat sekitar. Kita pun meminta mereka untuk ikuit mendoakan perusahaan lebih baik kedepan,” pungkasnya.

    (Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img