Kamis 24 September 2020

Prudential Indonesia Luncurkan Dua Produk Unggulan di Awal 2020

BANDUNG, FOKUSJabar.id: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membuat terobosan baru dengan meluncurkan dua produk unggulan di awal tahun 2020 ini. Kedua produk tersebut yakni PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTop Syariah).

Chief Agency Officer Prudential Indonesia, Rusli Chan menuturkan, kedua produk unggulan terbaru ini menjadi solusi rangkaian produk pelengkap asuransi tambahan inovatif setelah berkiprah hampir 25 tahun di industri asuransi. Kedua produk baru Prudential Indonesia ini untuk memastikan masyarakat Indonesia terlindungi secara total tanpa ada batasan jumlah maupun jenis penyakit kritis.

“Prudential Indonesia senantiasa meningkatkan komitmennya untuk menjadikan masyarakat Indonesia hidup lebih sehat dan lebih lama melalui beragam solusi perlindungan kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang. Melihat kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan yang semakin dinamis, melalui kampanye ‘We DO’ Prudential, kami terus berinovasi dan meluncurkan PRUTop dan PRUTop Syariah sebagai rangkaian solusi asuransi yang melindungi masyarakat dari kondisi kritis secara total,” ujar Rusli saat memberikan keterangan pers di HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink, Jalan Peta Kota Bandung, Sabtu (18/1/2020).

Rusli menuturkan, PRUTop dan PRUTop Syariah tersedia untuk para nasabah Prudential Indonesia yang telah memiliki produk asuransi dasar PRULink Generasi Baru atau PRULink Syariah Generasi Baru. Dengan mengusung tagline ‘hidup tenang dengan perlindungan total’, PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan beberapa keunggulan utama.

“Mulai dari perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, tidak lagi terbatas pada jumlah penyakit kritis yang dilindungi dan maksimal uang pertanggungan hingga Rp5 milyar. PRUTop dan PRUTop Syariah yang dibeli bersamaan dengan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus (konvensional dan syariah) akanmerupakan perlindungan kondisi kritis yang komplit, kemudian tidak ada ketentuan masa bertahan hidup (survival period) serta perlindungan atas penyakit kritis yang belum ditemukan (future-proof),” tuturnya.

Dokter spesialis penyakit dalam dari RS Premier Jatinegara, dr. Laura Anasthasya, Sp.PD menyebut jika kedua produk inovatif Prudential Indonesia ini bisa menjawab tantangan kesehatan yang makin kompleks dengan penyakit kritis yang kian berkembang. Dengan permasalahan kesehatan saat ini yang semakin nyata dan sangat mengancam, masyarakat pun harus selalu bersiap dan waspada.

“Secara global, WHO mengkategorikan permasalahan kesehatan hingga mencapai 68.000 jenis. Indonesia sendiri tak lepas dari bahaya kesehatan tersebut dan kita harus terus siaga terhadap kemunculan penyakit-penyakit baru. Bahkan para ahli memperkirakan lima penyakit baru pada manusia muncul tiap tahun, tiga diantaranya bersumber dari binatang,” terang dr. Laura.

Di wilayah Jawa Barat, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018, berbagai jenis penyakit memiliki prevalensi yang melebihi rata-rata nasional. Data kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) menunjukkan penyakit jantung diderita oleh 1,6 persen masyarakat (rata-rata nasional 1,5 persen), hipertensi sebanyak 9,67 persen (rata-rata nasional 8,36 persen), stroke sebanyak 11,4 persen (rata-rata nasional 10,9 persen), serta gagal ginjal kronis sebanyak 0,48 persen (rata-rata nasional 0,38 persen).

“Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja, kapan saja. Karena itu, alakah baiknya jika masyarakat tidak terpaku menghindari hanya suatu penyakit tertentu. Berbagai permasalahan kesehatan dapat terus bertambah akibat banyak faktor seperti lifestyle, globalisasi hingga perubahan iklim. Masyarakat perlu mengantisipasi ancaman penyakit kritis ini dengan mengubah gaya hidup mereka dan lebih menyadari ‘mahalnya’ kesehatan. Penyakit kritis dapat berimplikasi pada aspek psikologis, sosial hingga finansial yang dapat menggoyahkan stabilitas ekonomi dan masa depan keluarga,” paparnya.

Head of Product Development Prudential Indonesia, Himawan Purnama menambahkan, dengan melihat fakta yang ada, asuransi kondisi kritis saat ini terbatas pada diagnosis jenis penyakit. Produk inovatif baru Prudential Indonesia, PRUTop dan PRUTop Syariah, menawarkan konsep baru perlindungan kondisi kritis yang berfokus pada perawatan, tindakan, atau ketidakmampuan permanen yang terjadi akibat kondisi kritis.

“Ini yang menjadikan PRUTop dan PRUTop Syariah unggul di kelasnya karena kedua produk ini mampu melindungi kesehatan dan finansial masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan memastikan mereka hidup lebih tenang,” kata Himawan.

Sebagai asuransi tambahan pelengkap, masyarakat yang berusia 6 sampai 65 tahun dapat menikmati perlindungan ganda jangka panjang secara total. Masyarakat cukup menambahkan atau membeli paket PRUTop dan PRUTop Syariah dengan Asuransi Tambahan PRUCrisis Cover Benefit Plus 61 (Syariah) yang akan memberikan perlindungan kondisi kritis tahap akhir.

“Atau paket PRUTop dan PRUTop Syariah dengan Asuransi Tambahan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus (Syariah) yang memberikan perlindungan kondisi kritis sejak tahap awal,” pungkasnya.

(ageng)

Artikel Lainnya

Epic Games Gratiskan Football Manager 2020, Gercep Download!

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Epic Games Store kembali membagikan game gratis mereka...

Dalam 5 hari, Pasien Positif Corona di Kota Banjar Tembus 8 orang

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sebanyak 8 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar dalam 5 hari terakhir, Sabtu (19/9/2020). Dalam kurun waktu tersebut setiap harinya terus ada...

DPD KKK Jabar Siap Bantu Pemerintah Tanggulangi Covid 19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Daerah Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Provinsi Jabar berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jawa Barat. Salah satunya ikut membantu pemerintah...

Hobi Naik Gunung Bikin Orang Lupa Diri?

BANJAR,FOKUSJabar.id: Hobi naik gunung memang tidak bisa dianggap enteng, seseorang bisa berhari-hari mempersiapkan diri, perlengkapan hingga peralatan untuk hobi itu. Tak jarang seserang rela...

Ratusan ASN Jalani Pemeriksaan Swab Covid-19

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Meningkatnya kasus positif Covid-19 di sejumlah wilayah di Jawa Barat, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya, menjalani...

Ini Kondisi Henhen Jelang Kick Off Liga 1 2020

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain belakang Persib Bandung, Henhen Herdiana mengatakan kondisinya mengalami peningkatan dari fisik hingga mental bertanding menjelang kick off lanjutan kompetisi Liga 1...

7 Manfaat Lidah Mertua untuk Kesehatan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Lidah Mertua (Sansevieria) marga tanamah  hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah. Tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi sedikit air dan...