Selasa 22 September 2020

Wawali Kota Bandung Pastikan Polemik GBLA Segera Selesai

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage masih menjadi polemik. Bahkan persoalan stadion dengan biaya pembangunan mencapai Rp545 milyar itu tidak kunjung selesai. Sudah satu tahun stadion GBLA benar-benar terbengkalai karena tidak digunakan untuk kegiatan apapun, termasuk pertandingan sepak bola.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut stadion berkapasitas 38 ribu kursi itu harus melakukan beberapa perbaikan. Menurut dia, konstruksi bangunannya bermasalah sehingga perlu dilakukan kajian sebelum digunakan pertandingan sepak bola.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum bisa melakukan perbaikan, karena Pemkot masih menunggu serah terima dari pihak pengembang (Adhikarya).

“Serah terima tahap kedua, dari kontraktor Adhikarya ke kita (Pemkot). Tahap kedua, tercecer ada di kursi penonton, ada di vip. Nah itu cukup sulit, dan kita tidak bisa memperbaiki, karena regulasinya harus ada serah terima tahap kedua,” kata Yana di Bandung, Selasa (14/1/2020).

Kaitannya dengan Persib Bandung yang menginginkan GBLA sebagai Homebase pertandingan Liga 1 2020, Yana menyebut bahwa harus dilakukan perbaikan terlebih dahulu, dan infrastrukturnya harus komplit.

“Tapi kalau lapangannya saja digunakan untuk sekedar latihan bisa ,” kata dia.

Dia memastikan persoalan GBLA akan segera tuntas dalam waktu dekat. Sejumlah cara sudah dilakukan Pemkot Bandung, termasuk mengirim surat kepada Adhikarya.

“Kita sudah berusaha ketemu. Di level managernya, cuma untuk serah terima di level direksi, nah mungkin mereka masih punya kesibukan,” kata dia.

Yana sangat menginginkan stadion GBLA segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, termasuk Persib. Sebab bangunan tersebut sudah memakan biaya besar. Pemkot Bandung menyambut baik jika ada tawaran untuk membantu menyelesaikan persoalan GBLA, termasuk tawaran dari Pemrov Jabar.

“Terima kasih kalau Pemprov bisa bantu untuk berkomunikasi dengan Adhikarya dan kita, kita terbuka, siapapun, tapi intinya serah terima dari Adhikarya yang kita tunggu,” kata dia.

(Yusuf Mugni/LIN)

Artikel Lainnya

BLUPPB Karawang Lirik Kelompok Marga Putera Banjarharja Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id:  Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang...

Permen PUPR 14/2020, Peluang Perusahaan Jabar Dominasi Proyek PUPR

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kehadiran Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 14 tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia,...

Jamaah Pengajian UAS di Kota Banjar disiram Air Keras

BANJAR, FOKUSJabar.id: Salah seorang jemaah pengajian Ustadz Abdul Somad (UAS) di Kota Banjar, Jabar disiram air keras oleh orang tidak dikenal, Selasa (15/9/2020). Kejadian bermula ketika...

Di Ciamis, 1 Hari 6 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kasus positif Covid-19 di kabupaten Ciamis terus meningkat, hari ini Senin (21/9/2020) dalam satu hari ada enam orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Juru Bicara...

Saham Prancis Untung 3 Hari Beruntun

PARIS,FOKUSJabar.id: Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa (15/9/2020), mencatat keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek...

Diserang Covid-19 Dua Puskesmas di Banjar Ditutup

BANJAR,FOKUSJabar.id: Dua BLUD Puskesmas di Kota Banjar ditutup sementara. Penutupan itu menyusul adanya tenaga kesehatan di Puskesmas tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kedua BLUD itu, yakni...

PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya Jamin Air Bersih Cukup Hingga Kemarau

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat akan tetap aman dan mencukupi dalam memenuhi kebutuhan, untuk menghadapi musim kemarau nanti. Pelaksana...