GARUT, FOKUSJabar.id: Sebagai upaya pencegahan Stunting, Pemerintah Desa Sukasono, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut gelar peningkatan kapasitas PKK Dusun, RW dan RT, Rabu (18/12/2019).
Kegiatan yang digelar di Aula Desa Sukasono diikuti sedikitnya 65 orang peserta.
Menurut Kepala Seksi (Kasie) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Sukawening, Yuddy Kuswanadipura, Stunting bisa dicegah melalui pembangunan maupun bidang pemberdayaan.
Khususnya upaya konstan terhadap pola pikir masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Sejatinya kata Yuddy, harus mulai terbentuk pada periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Tak hanya itu, perlu juga diupayakan peningkatan ekonomi keluarga yang bisa dilakukan oleh kaum perempuan dalam kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Contohnya, membentuk kelompok/perorangan terkait usaha dibidang pertanian hortikultura jenis MG.27 (Mawar Garutan). Dimana saat ini, penelitian dan pengembangan bibitnya dipusatkan di Desa Sudalarang.
Mawar Garutan itu sendiri merupakan hasil okulasi Mawar Garut dengan Mawar jenis Damask Turki. Selain indah, juga memiliki nilai ekonomi tinggi.
” Ke depannya, kelompok usaha Mawar Garutan bisa diarahkan ke pembuatan produk berbahan baku mawar (One Village One Product),” terang Yuddy.
(Andian/Bam’s)


