TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Akhiri rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-18 Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menggelar kegiatan malam tasyakur yang dipusatkan di halaman Kantor Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1, Kecamatan Bungursari, Sabtu (19/10/2019) malam.
Malam Tasyakur diisi dengan acara, doa bersama, jajanan gratis, arena berswafoto, hiburan musik religi dari Khalifah Rock dan ditutup dengan siraman rohani oleh Ustadz Muhammad Ridwan dari Ciamis.
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, hari jadi Kota Tasikmalaya patut disyukuri seluruh elemen masyarakat dan bersatu membangunnya. Dengan begitu, semakin maju dan sejahtera.
” Kami bersama DPRD Kota Tasikmalaya dan komponen masyarakat terus berupaya untuk mewujudkan visi Kota Tasikmalaya yang religius, maju dan madani yang mendapatkan ridho dan keberkahan dari Allah SWT,” ungkap Budiman.
Saat ini, pihaknya tidak hanya fokus membangun sektor infrastruktur, tapi perioritaskan pembangunan mental, akhlak serta menjaga nilai-nilai budaya. Hal tersebut sesuai misi utama, pembangunan tata nilai.
” Bagaimanapun pembangunan fisik tidak ada nilainya tanpa diimbangi dengan pembangunan mental dan akhlak masyarakatnya,” sambung dia.
Menurut dia, sudah banyak yang telah dicapai dalam hal pembangunan. Tapi disadari pula masih banyak pekerjaan yang belum kita capai sehingga dibutuhkan sinergitas dan kerjasama dari semua elemen dan komponen masyarakat untuk berkomitmen memajukan daerah.
” Masih banyak PR yang harus diselesaikan di tahun-tahun mendatang. Diantaranya, masalah sosial, PKL, sanitasi, terkait ketertiban, kemiskinan, pengangguran termasuk daya beli yang masih terkendala, sehingga ini harus kita selesaikan,” tuturnya.
Wali Kota berjanji, ke depannya akan bekerja keras untuk mewujudkan program-program pemerataan ekonomi masyarakat.
” Tahun depan program pembangunan di 69 kelurahan akan kita tingkatkan. Termasuk bantuan anggaran akan ditingkatkan. Tahun ini hanya Rp25 milyar, namun tahun depan dinaikkan menjadi Rp95 milyar lebih untuk program kelurahan dalam rangka optimalisasi pemerataan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pemerataan ekonomi sekaligus untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(Seda/Bam’s)



