Sabtu 19 September 2020

Percepat Pembangunan Tol Gedebage – Cilacap, Emil Turun Tangan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pentingnya fasilitas pergerakan orang, barang, maupun jasa dalam sistem transportasi nasional dan regional menjadi dasar dalam pembangunan koridor Tol Gedebage-Garut-Tasikmalaya-Cilacap di Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memimpin langsung Rapat Percepatan Infrastruktur Pembangunan jalan tol Gedebage – Cilcap sepanjang kurang lebih 205 kilometer (km) ini di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu (25/9/19).
Rapat bersama pengelola pembangunan tol PT. Jasa Marga (persero) ini salah satunya membahas wilayah yang dilintasi tol serta posisi pintu exit tol.
“Sesuai progres, tahap satu dari Gedebage Kabupaten Bandung, Garut sampai Tasikmalaya. Kemudian nanti lanjut tahap dua dari Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran sampai Cilacap,” ucap Emil.
Diperkirakan anggaran Tahap I meliputi biaya investasi dan konstruksi mencapai kurang lebih sekira Rp60 triliun. Angka yang sama juga disebut menjadi nilai anggaran untuk Tahap II.
Emil menegaskan bahwa rapat percepatan kali ini menjadi finalisasi dalam penentuan trase, terutama terkait pembebasan lahan yang prosesnya panjang dan tidak mudah.
“Secara umum, 90 persen semua mengarah ke hal positif. Jadi kita kebut sehingga tiba waktunya tidak ada lagi kemacetan saat mudi lebaran,” kata Emil.
Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahardian memaparkan, jarak tempuh Tahap I Gedebage-Tasikmalaya adalah 95,2 km dan Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 111 km.
Hedy mengatakan bahwa 200 km merupakan konsistensi terpanjang yang diberikan oleh pemerintah untuk pembangunan jalan tol.
Sesuai rencana, proses usulan penetapan lokasi dilaksanakan pada Mei 2019 hingga April 2020. Sementara proses prakualifikasi berlangsung Oktober-Desember 2019, proses lelang pada Desember 2019 hingga Juni 2020, proses pembebasan tanah pada April 2020 hingga 2022, proses rekontruksi Tahap I segmen Gedebage-Tasikmalaya pada 2022-2024, dan tol direncanakan bisa beroperasi di April 2024.
(DH)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Selandia Baru Resmi Hadapi Resesi

SELANDIABARU,FOKUSJabar.id: Perekonomian di Selandia Baru memasuki resesi setelah nilai...

KPK Kembali Panggil Saksi, Kasus Kota Banjar

BANJAR,FOKUSJabar.id: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil saksi penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar...

Cara mengecek nomor IMEI saat beli ponsel

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sejumlah ponsel yang memiliki nomor International Mobile Equipment Identity (nomor IMEI) yang tidak untuk diedarkan di Indonesia akan disuntik mati mulai mulai 15...

Saham Prancis Untung 3 Hari Beruntun

PARIS,FOKUSJabar.id: Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa (15/9/2020), mencatat keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek...

2 Pencuri HandPhone di Aceh Ditangkap Polisi

BANDA ACEH,FOKUSJabar.id: Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim AKP Ryan Citra Yudha mengatakan, pihaknya menangkap dua terduga pencuri HandPhone (HP). SAF...

Pekan Depan, Arturo Vidal Berbaju I Nerazzurri

ITALIA,FOKUSJabar.id: Selangkah lagi, Arturo Vidal berlabuh di tim barunya yakni Inter Milan. Gelandang serang asal Chili ini akan mengakhiri kontraknya di Barcelona pada Senin...

Permen PUPR 14/2020, Peluang Perusahaan Jabar Dominasi Proyek PUPR

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kehadiran Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 14 tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia,...