TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Masyarakat Kota Tasikmalaya patut berbangga, pasalnya dalam waktu dekat ini, Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) akan memasang Seismograf, yaitu alat sensor pendeteksi dini yang mengukur guncangan gempa bumi.
Kepastian pemasangan Seismograf itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan Hasanuddin saat menghadiri Pelatihan Kapasitas Penanggulangan Kebencanaan Aparatur Kecamatan/Kelurahan di Grand Metro, jalan H.Z Musthafa Kec.Tawang Kota Tasikmalaya Kamis (05/09/19).
“BMKG berencana memasang alat seismograf, tapi keinginannya di wilayah Kota Tasikmalaya, dan ini kesempatan bagus dengan persetujuan dan seizin Walikota dan Wakil Walikota, kita sarankan untuk di pasang di sekitaran kantor Balekota,”ungkap Ivan Dicksan.
Dijelaskan Sekda, pemasangan alat Seismograf di Balekota akan lebih aman dan hanya membutuhkan lahan yang sedikit karena berupa ruangan genset. “MoU sudah dilakukan antara Walikota dengan Kepala BMKG, saat ini sudah dalam proses, dan mungkin secepatnya mulai dipasang ya,”sambung Ivan.
Dia pun menuturkan, keberadaan alat Seismograf di Kota Tasikmalaya nanti akan membantu masyarakat di wilayah Priangan Timur khususnya di wilayah Kota Tasikmalaya dalam mendeteksi dini jika akan terjadi bencana gempa.
“Ini keuntungan bagi warga Kota Tasikmalaya karena dengan cepat mendeteksi gempa atau getaran yang terjadi sehingga bisa melakukan penanggulangan sedini mungkin,”ujarnya.
Dikatakan, masyarakat Kota Tasikmalaya tetap waspada terhadap kondisi alam, dimana saat ini acapkali sering terjadi gempa dengan skala kecil sehingga antisipasi harus dilakukan”tetap waspada terhadap bencana-bencana yang mungkin akan terjadi dan hanya mempercayakan informasi gempa yang dikeluarkan oleh BMKG,”pungkasnya.
(Seda/DAR)



