TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman meminta pelaksanaan proyek pembangunan ruang rawat inap VIP Rumah Sakit dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya jangan mangkrak.
” Saya minta ada percepatan pelaksanaan pembangunan ini selesai sesuai target. Yakni, bulan Desember 2019 mendatang,” kata Budiman saat monitoring pelaksanaan mega proyek senilai Rp56 milyar tersebut.
Berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK), proyek proyek tersebut harus rampung per tanggal 27 Desember 2019.
” Progres pekerjaan sampai hari ini baru mencapai 17,42 persen. Waktunya tinggal 4,5 bulan lagi. Jadi harus benar-benar digenjot lagi sehingga rampung tepat waktu,” tegas Budiman.
” Saya titip ke Manajemen Konstruksi (MK) PT. Tri Patra selaku konsultan pengawas, harus mengawasi day to day, sehingga bisa terpantau volume pengerjaannya setiap hari. Saya ingin ada prestasi kerja tiap minggunya. Dengan demikian, tidak ada proyek mangkrak. Karena ini proyek terbesar tahun di tahun 2019,” terangnya.
Sementara MK PT. Tri Patra, Wahyu Hidayat berjanji bakal menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang sudah ditentukan.
” Kita optimis pengerjaan selesai tepat waktu. Sejauh ini tidak ada kendala teknis,” ujar Wahyu.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan percepatan pembangunan sesuai pesan dan permintaan Wali Kota.
” Sekarang volume pekerjaan sudah mencapai 17,42 persen. Insya Allah, selesai sesuai schedule,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, mega proyek pembangunan gedung rawat inap lima lantai RS. dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya menelan anggaran sebesar Rp56 milyar lebih bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2019. Pelaksananya, PT. Marabuntha Cipta Laksana.
(Seda/Bam’s)



